
Sukta 8.85
Aśvins (Nāsatyas)
Himne Aśvin yang singkat ini berulang kali mengundang para Nāsatya agar segera datang memenuhi panggilan sang penyair dan meminum Soma yang manis laksana madu. Ia memohon agar Dwi-Ilahi itu membawa perlindungan yang teguh (chardiḥ), menguatkan ujaran ilham sang penyanyi, dan menjadikan upacara berbuah melalui kedatangan mereka yang tepat waktu serta pertolongan mereka.
Mantra 1
आ मे हवं नासत्याश्विना गच्छतं युवम् । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Datanglah kepada seruanku, wahai Nāsatya, wahai Aśvin, kalian berdua; datanglah untuk meminum Soma yang bermadu—datanglah untuk mengecap kenikmatan yang membangunkan kemanisan batin keberadaan.
Mantra 2
इमं मे स्तोममश्विनेमं मे शृणुतं हवम् । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Inilah kidungku, wahai Aśvin; inilah seruanku—dengarkanlah. Datanglah untuk meminum Soma yang bermadu, dan biarlah kemanisan kenikmatan menjadi aktif di dalam diri kami.
Mantra 3
अयं वां कृष्णो अश्विना हवते वाजिनीवसू । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Pencari ini, Kṛṣṇa, memanggil kalian, wahai Aśvin—para penguasa kelimpahan daya—untuk meminum Soma yang manis bagai madu, kenikmatan yang menguatkan batin.
Mantra 4
शृणुतं जरितुर्हवं कृष्णस्य स्तुवतो नरा । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Dengarkanlah seruan penyanyi itu—Kṛṣṇa yang memuji—wahai Dua Kembar yang gagah, demi meminum Soma yang bermadu, kenikmatan yang membuat diri bersukacita dan utuh.
Mantra 5
छर्दिर्यन्तमदाभ्यं विप्राय स्तुवते नरा । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Datanglah membawa naungan damai yang luas—tak terserang—kepada resi terilham yang memuji, wahai Dua Kembar yang gagah, demi meminum Soma yang bermadu, kenikmatan batin.
Mantra 6
गच्छतं दाशुषो गृहमित्था स्तुवतो अश्विना । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Pergilah ke rumah sang pemberi—demikian, dari pemuji itu, wahai Aśvin—untuk meminum Soma yang bermadu.
Mantra 7
युञ्जाथां रासभं रथे वीड्वङ्गे वृषण्वसू । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Pasangkanlah ke keretamu keledai jantan yang kuat—bertubuh tegap, berdaya perkasa, wahai tuan-tuan yang gagah—untuk meminum Soma yang bermadu.
Mantra 8
त्रिवन्धुरेण त्रिवृता रथेना यातमश्विना । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Datanglah, wahai Aśvin, dengan kereta bertiga-dudukan, bertiga-putaran—teratur sempurna geraknya—untuk meminum Soma yang bermadu.
Mantra 9
नू मे गिरो नासत्याश्विना प्रावतं युवम् । मध्वः सोमस्य पीतये ॥
Kini, teguhkanlah ucapanku, wahai Nāsatya, wahai Aśvin—majukanlah dan peliharalah oleh kalian berdua—demi meminum Soma yang bermadu.
They are the youthful twin deities of dawn, famous for swift help, healing, and rescue. Here they are invited to attend the rite and bless the worshipper.
Because the main ritual purpose is to invite the Aśvins to the Soma offering. The repeated refrain keeps the focus on their arrival and participation in the sacrifice.
It asks for secure, unassailable shelter (peace and protection) and for support of the poet’s utterances so the prayer and ritual become effective.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.