
Sukta 9.39
Soma Pavamāna (the purifying Soma)
Himne Pavamāna yang ringkas ini memuliakan Soma sebagai aliran yang pantas dan bercahaya sendiri, yang disucikan melalui penapis lalu dibawa ke alam ketuhanan, tempat para dewa meneguhkan Realiti yang kekal. Ia menggambarkan penurunan dan curahan Soma seperti gelombang-sungai yang perkasa, dan memuncak pada penobatannya di dalam ‘rahim Ṛta’—kebenaran tertib yang menopang korban suci dan kosmos.
Mantra 1
आशुरर्ष बृहन्मते परि प्रियेण धाम्ना । यत्र देवा इति ब्रवन् ॥
Wahai Soma yang deras dan pantas, mengalirlah mengelilingi Kebenaran yang berfikiran luas, dengan dhāman yang tercinta—hukum dari kediamanmu yang bercahaya—ke alam tempat para dewa menyatakan: “Itu ada, kekal.”
Mantra 2
परिष्कृण्वन्ननिष्कृतं जनाय यातयन्निषः । वृष्टिं दिवः परि स्रव ॥
Menyempurnakan yang belum sempurna bagi manusia, menggerakkan dorongan-dorongan pencarian kami; mengalirlah mengelilingi kami sebagai hujan dari langit—curahan Cahaya yang lebih tinggi.
Mantra 3
सुत एति पवित्र आ त्विषिं दधान ओजसा । विचक्षाणो विरोचयन् ॥
Diperas, ia datang ke penyuci (pavitra), mengenakan kilau dengan dayanya; dengan penglihatan yang membeda ia melihat, dan menjadikan alam-alam batin bercahaya.
Mantra 4
अयं स यो दिवस्परि रघुयामा पवित्र आ । सिन्धोरूर्मा व्यक्षरत् ॥
Inilah dia yang, pantas dalam perjalanannya, datang dari seberang langit ke penyuci; seperti gelombang sungai besar ia mencurahkan dirinya dan mengembang.
Mantra 5
आविवासन्परावतो अथो अर्वावतः सुतः । इन्द्राय सिच्यते मधु ॥
Dari jauh dan juga dari dekat ia dijadikan bersinar; setelah diperah, madu kenikmatan itu dicurahkan bagi Indra—daya penakluk dalam diri kita.
Mantra 6
समीचीना अनूषत हरिं हिन्वन्त्यद्रिभिः । योनावृतस्य सीदत ॥
Kuasa-kuasa yang terarah dengan benar melagukan pujian kepadanya; mereka menggerakkan yang keemasan dengan batu-batu pemerah (adri): duduklah dalam rahim Kebenaran (ṛta), pada tempat duduk tertata bagi ritus di dalam diri kita.
The hymn praises Soma Pavamāna—Soma as the juice that is pressed, purified through the filter, and offered to the gods.
It points to Soma reaching the plane of affirmed Reality—truth (sat/ṛta) recognized by the gods—showing that purification leads toward the highest order and certainty.
It is the ordered seat of truth: ritually, the properly established sacrifice; inwardly, a stable, disciplined consciousness where purified energy can dwell.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.