Opening the text

Sukta 9.25
Soma Pavamāna (addressed), with recipients Devās, Maruts, Vāyu
Himne Soma Pavamāna yang ringkas ini menyeru Soma agar menyucikan dirinya melalui penapis (pavitra) dan menjadi minuman yang mengghairahkan bagi para Dewa, khususnya Marut dan Vāyu. Ketika ditapis, Soma dipuji sebagai pelaksana ketajaman ilham (dakṣa) yang meresapi “segala bentuk” dan bergerak menuju alam tempat para yang tidak mati bersemayam. Tujuan himne ini bersifat ritual—menguduskan Soma yang diperah untuk persembahan—dan juga mistik—menggambarkan kenaikan Soma ke dalam rahim bercahaya nyanyian suci (arka).
Mantra 1
पवस्व दक्षसाधनो देवेभ्यः पीतये हरे । मरुद्भ्यो वायवे मदः ॥
Sucikanlah dirimu, wahai Soma, penyempurna daya-budi yang membezakan; untuk diminum para Dewa, wahai yang keemasan. Jadilah engkau ekstasi bagi para Marut dan bagi Vāyu—nafas-hidup dalam geraknya yang luas.
Mantra 2
पवमान धिया हितोऽभि योनिं कनिक्रदत् । धर्मणा वायुमा विश ॥
Wahai Yang Memurnikan (Pavamāna), diletakkan oleh dhī (fikiran-ilahi), berseru menuju yoni (rahim/sumber); masuklah, menurut dharma kewujudanmu, ke dalam Vāyu—Daya-Hidup yang luas—agar nafas mengambil iramanya yang benar.
Mantra 3
सं देवैः शोभते वृषा कविर्योनावधि प्रियः । वृत्रहा देववीतमः ॥
Ia bersinar bersama para Dewa, Sang Banteng yang kuat; Sang Kavi (resi-penyair), yang dikasihi, ditegakkan pada yoni (rahim/sumber). Pembunuh Vṛtra, yang paling diundang dalam kegembiraan para dewa—ia meneguhkan kemenangan Cahaya.
Mantra 4
विश्वा रूपाण्याविशन्पुनानो याति हर्यतः । यत्रामृतास आसते ॥
Sambil menyucikan dirinya, ia memasuki segala rupa dan bergerak dalam kenikmatan yang dikasihi; menuju alam tempat kuasa-kuasa yang tidak mati (amṛta) bersemayam.
Mantra 5
अरुषो जनयन्गिरः सोमः पवत आयुषक् । इन्द्रं गच्छन्कविक्रतुः ॥
Soma yang merah keemasan mengalir, melahirkan ujaran-ujaran ilham; pemberi hayat, ia menuju Indra—dia yang kehendaknya adalah kehendak sang resi.
Mantra 6
आ पवस्व मदिन्तम पवित्रं धारया कवे । अर्कस्य योनिमासदम् ॥
Mengalirlah ke mari, yang paling memabukkan, wahai resi; tegakkan aliran tapis penyuci (pavitra), dan duduklah dalam rahim Nyala Api cahaya ilham.
It praises Soma as he is purified through the ritual filter and offered as the divine drink, especially energizing Vāyu and the Maruts.
“Pavamāna” means “the purifying/flowing one,” referring to Soma running clean through the strainer (pavitra) during the Soma sacrifice.
It suggests that the purified Soma pervades every level of existence and then moves toward the immortal realm where the deathless powers (amṛtas) dwell, symbolizing an ascent of purified consciousness.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.