Atharva Veda Sukta 12
Kanda 15Anuvaka 2Sukta 1211 Mantras

Sukta 12

Rishi: Vratya dossier tradition (anukramaṇī-dependent)

Devata: Vrātya (as potent personage) / Agni (contextual)

Chandas: Prose

Himne prosa ini mengatur tatacara menyambut seorang Vrātya sebagai tetamu yang berbahaya dari segi daya namun membawa tuah, khususnya apabila api rumah tangga sudah diangkat dan Agnihotra sedang berlangsung. Ia mengajarkan bahawa pengetahuan yang tepat dan layanan tetamu yang wajar mencegah kecacatan ritual, memastikan penerimaan ilahi terhadap persembahan, serta meneguhkan kedudukan (āyatana) seseorang di dunia ini. Sukta ini berfungsi sebagai “protokol keselamatan” sosial-ritual, menukar kuasa Vrātya daripada ancaman menjadi perlindungan dan kemakmuran.

Mantras

Mantra 1

तद् यस्यै॒वं वि॒द्वान् व्रात्य॒ उद्धृ॑तेष्व॒ग्निष्वधि॑श्रितेऽग्निहो॒त्रेऽति॑थिर्गृ॒हाना॒गच्छे॑त्

Maka, apabila ke rumah orang yang mengetahui demikian seorang Vratya datang sebagai tetamu, ketika api-api telah diangkat dan Agnihotra telah ditegakkan pada tempatnya,

Mantra 2

स्व॒यमे॑नमभ्यु॒देत्य॑ ब्रूया॒द् व्रात्याति॑ सृज हो॒ष्यामीति॑

hendaklah dia sendiri keluar menyambutnya dan berkata: ‘Wahai Vratya, lepaskanlah aku; aku akan mempersembahkan korban (homa).’

Mantra 3

स चा॑तिसृ॒जेज्जु॑हु॒यान्न चा॑तिसृ॒जेन्न जु॑हुयात्

Dan jika ia memberikan pelepasan, hendaklah ia mempersembahkan (juhūti); tetapi jika ia tidak memberikan pelepasan, janganlah ia mempersembahkan.

Mantra 4

स य ए॒वं वि॒दुषा॒ व्रात्ये॒नाति॑सृष्टो जु॒होति॑

Sesiapa yang, setelah demikian dilepaskan oleh Vratya yang mengetahui, mempersembahkan oblation (juhūti),

Mantra 5

प्र पि॑तृ॒याणं॒ पन्थां॑ जानाति॒ प्र दे॑व॒यान॑म्

Ke hadapan dia mengenali Jalan yang menuju para Pitṛ (Bapa-bapa leluhur); ke hadapan juga Jalan yang menuju para Deva (Dewa-dewa).

Mantra 6

न दे॒वेष्वा वृ॑श्चते हु॒तम॑स्य भवति

Persembahannya tidak terkerat di antara para Dewa; oblasinya sungguh menjadi (diterima).

Mantra 7

पर्य॑स्या॒स्मिंल्लो॒क आ॒यत॑नं शिष्यते॒ य ए॒वं वि॒दुषा॒ व्रात्ये॒नाति॑सृष्टो जु॒होति॑

Di sekelilingnya, dalam dunia ini juga, suatu tempat kedudukan yang tetap ditinggalkan terjamin—bagi dia yang, demikian diperintah oleh seorang Vrātya yang mengetahui, mempersembahkan (korban).

Mantra 8

अथ॒ य ए॒वं वि॒दुषा॒ व्रात्ये॒नान॑तिसृष्टो जु॒होति॑

Tetapi kemudian—sesiapa yang demikian, tanpa ditugaskan oleh seorang Vrātya yang mengetahui, mempersembahkan (korban)—

Mantra 9

न पि॑तृ॒याणं॒ पन्थां॑ जानाति॒ न दे॑व॒यान॑म्

Dia tidak mengetahui Jalan yang menuju kepada Para Leluhur (Pitṛyāṇa); dia tidak mengetahui Jalan yang menuju kepada para Dewa (Devayāṇa).

Mantra 10

आ दे॒वेषु॑ वृश्चते अहु॒तम॑स्य भवति

Kepada para Dewa, seolah-olah ia dipotong dan diasingkan; baginya persembahan yang belum dipersembahkan menjadi (seperti) telah dipersembahkan.

Mantra 11

नास्या॒स्मिंल्लो॒क आ॒यत॑नं शिष्यते॒ य ए॒वं वि॒दुषा॒ व्रात्ये॒नान॑तिसृष्टो जु॒होति॑

Baginya, di dunia ini, tiada pijakan yang tinggal kurang—ia yang, dengan mengetahui demikian, mempersembahkan, tanpa melepaskan Vrātya terhadap dirinya (dan tanpa menjadikannya bermusuhan).

Frequently Asked Questions

Here the Vrātya is a highly charged, liminal sacred personage—an outsider-like figure whose presence can bring benefit or danger. The hymn treats him as powerful and therefore to be received with correct ritual hospitality.

Because the risky moment is when household ritual operations are already active. The sukta gives a protocol for integrating the guest without disrupting the fire-rite or creating a ritual fault.

It promises that the oblation will not be ‘cut off’ among the gods (it is accepted), and that the performer’s ‘footing’ or standing in this world is not diminished—so peace, continuity, and security are maintained.

Ask anything about Sukta 12 of the Atharva Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free Google sign-in keeps your chat saved across web and the app.

Read Atharva Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App