Rig Veda Sukta 10
Mandala 3Sukta 109 Mantras

Sukta 10

Sukta 3.10

Rishi

Gāthina Viśvāmitra (traditional for RV 3.10)

Devata

Agni

Chandas

Gāyatrī or Trishtubh (uncertain from provided text alone; verify in critical edition)

Himne ini memuji Agni sebagai raja berdaulat di antara berbagai kaum dan sebagai Hotṛ yang tak tergantikan, yang menjadikan kurban (yajña) utuh dan sempurna. Ditekankan bahwa baik para resi maupun manusia biasa menyalakan beliau dalam ritus, dan bahwa Agni mengemban “cahaya-cahaya ilham” (jyotīṃṣi) para vipra, mengantarkan persembahan kepada para dewa serta menambah kekuatan dan daya kemampuan manusia.

Mantras

Mantra 1

त्वामग्ने मनीषिणः सम्राजं चर्षणीनाम् । देवं मर्तास इन्धते समध्वरे ॥

Engkau, wahai Agni, para resi menyalakan—sebagai raja berdaulat atas bangsa-bangsa; para fana menyalakan Sang Dewa dalam upacara yang utuh.

Mantra 2

त्वां यज्ञेष्वृत्विजमग्ने होतारमीळते । गोपा ऋतस्य दीदिहि स्वे दमे ॥

Dalam yajña-yajña mereka memohon engkau, wahai Agni, sebagai ṛtvij (imam musim), sebagai Hotṛ sang pemanggil. Bersinarlah sebagai penjaga ṛta (Kebenaran-Kosmis) di rumahmu sendiri.

Mantra 3

स घा यस्ते ददाशति समिधा जातवेदसे । सो अग्ने धत्ते सुवीर्यं स पुष्यति ॥

Sungguh, siapa yang mempersembahkan kepadamu dengan kayu-kayu penyulut, kepada Jātavedas—dia, wahai Agni, memegang kepenuhan daya kepahlawanan; ia bertumbuh dan makin jaya.

Mantra 4

स केतुरध्वराणामग्निर्देवेभिरा गमत् । अञ्जानः सप्त होतृभिर्हविष्मते ॥

Semoga Agni—tanda yang peka, pemimpin bercahaya dari upacara—datang bersama para dewa. Mengetahui jalan-jalan yang benar, semoga ia tiba dengan tujuh Hotṛ kepada sang pemilik persembahan (havis).

Mantra 5

प्र होत्रे पूर्व्यं वचोऽग्नये भरता बृहत् । विपां ज्योतींषि बिभ्रते न वेधसे ॥

Bawalah ke hadapan Api sang Hotṛ, sabda purba itu—agung dan meluas—bagi Agni. Sebab Agni adalah sang pembentuk, yang memanggul cahaya-cahaya para vipra; bukan bagi yang tak mengenal (vedhas).

Mantra 6

अग्निं वर्धन्तु नो गिरो यतो जायत उक्थ्यः । महे वाजाय द्रविणाय दर्शतः ॥

Semoga kidung-ucapan kami menumbuhkan Agni, darinya lahir daya-himne (ukthya) yang memenangkan. Demi kelimpahan agung vāja dan kepenuhan draviṇa, semoga ia menampakkan diri kepada kami—jernih bagi penglihatan batin.

Mantra 7

अग्ने यजिष्ठो अध्वरे देवान्देवयते यज । होता मन्द्रो वि राजस्यति स्रिधः ॥

Wahai Agni, yang paling mahir dalam persembahan, dalam adhvara (kurban batin) persembahkanlah para dewa bagi pencari-dewa. Sebagai Hotṛ yang bersukacita, bersinarlah dalam kedaulatanmu dan lampauilah segala rintangan.

Mantra 8

स नः पावक दीदिहि द्युमदस्मे सुवीर्यम् । भवा स्तोतृभ्यो अन्तमः स्वस्तये ॥

Maka, wahai Penyuci, menyala-lah bagi kami; tanamkan dalam diri kami kekuatan yang bercahaya dan menang. Jadilah bagi para penyanyi penolong yang paling dekat—paling dekat dalam keberadaan kami—demi kesejahteraan dan perjalanan yang selamat.

Mantra 9

तं त्वा विप्रा विपन्यवो जागृवांसः समिन्धते । हव्यवाहममर्त्यं सहोवृधम् ॥

Para para ṛṣi yang terjaga dan memuji dengan hasrat menyalakan engkau—Agni, pembawa persembahan (havyavāha); yang tak-mati, penambah daya (sahovṛdh), engkau menumbuhkan kekuatan kami untuk menanggung karya ilahi.

Frequently Asked Questions

It teaches that Agni is the central priestly power of the sacrifice—sovereign among peoples—who must be kindled and praised so he can carry offerings to the gods and make the rite effective.

Because Agni presides over the ritual community: he unites the people in worship, governs the sacrificial process as Hotṛ, and ensures the offerings reach the divine realm.

It means Agni supports and carries the inspired insights (jyotīṃṣi) of the seers—turning their prayers and illuminations into effective action within the ritual and within the worshipper.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App