Opening the text

Sukta 4.9
Agni
Kidung ini memanggil Agni sebagai kehadiran agung dan penuh kemurahan, yang datang kepada komunitas pencari para dewa dan duduk di atas rumput suci untuk menegakkan persekutuan yang benar dalam kurban. Agni dipuji sebagai juru bicara upacara yang ampuh—membuat persembahan manusia sungguh sampai kepada para dewa—serta sebagai pelindung yang mengepung pemuja dari segala sisi dengan pertahanan yang tak tertembus terhadap bahaya.
Mantra 1
अग्ने मृळ महाँ असि य ईमा देवयुं जनम् । इयेथ बर्हिरासदम् ॥
Wahai Agni, berilah rahmat; engkau Mahān, Yang Agung—engkau yang datang kepada umat pencari-dewa ini, ke tempat duduk di atas barhis (rumput suci), untuk menegakkan persekutuan yang benar.
Mantra 2
स मानुषीषु दूळभो विक्षु प्रावीरमर्त्यः । दूतो विश्वेषां भुवत् ॥
Ia, yang sukar diserang di antara manusia, menjadi pahlawan terdepan di dalam suku-suku; ia yang abadi dijadikan utusan bagi semua dewa—membawa di antara dunia-dunia kehendak Ṛta (Kebenaran kosmis).
Mantra 3
स सद्म परि णीयते होता मन्द्रो दिविष्टिषु । उत पोता नि षीदति ॥
Ia digiring mengitari kediaman sebagai Hotṛ, imam yang menggembirakan dalam sidang-sidang yang merindu surga; dan sebagai Pótṛ pun ia duduk—menyucikan persembahan dan keberadaan.
Mantra 5
वेषि ह्यध्वरीयतामुपवक्ता जनानाम् । हव्या च मानुषाणाम् ॥
Sebab engkau sungguh mencari dan menempatkan dirimu sebagai upavaktṛ bagi mereka yang menunaikan karya suci; engkau menjadi penyampai havya, bahkan bagi manusia—menjadikan ujaran sebagai pemberian yang berdaya.
Mantra 7
अस्माकं जोष्यध्वरमस्माकं यज्ञमङ्गिरः । अस्माकं शृणुधी हवम् ॥
Berkenanlah pada karya kami yang lurus-teratur, pada yajña kami, wahai Angiras; dengarkan seruan kami—buatlah hasrat kami terdengar bagi kuasa-kuasa luhur dan jawablah di dalam diri kami.
Mantra 8
परि ते दूळभो रथोऽस्माँ अश्नोतु विश्वतः । येन रक्षसि दाशुषः ॥
Semoga kereta-Mu yang tak tertembus mengelilingi kami dari segala penjuru—yang dengannya Engkau melindungi sang pemberi persembahan; demikianlah semoga penahbisan kami terjaga aman dari serbuan kegelapan.
It asks Agni to be gracious, to come and take his seat in the rite, to make the offering effective through right speech, and to protect the worshipper from harm.
Because Agni is treated as the near-utterer or spokesman of the sacrifice—he gives force to the ritual words and carries the offering so it truly reaches the gods.
It is a symbol of Agni’s protective power: a divine defense that surrounds the sacrificer on all sides and keeps away obstructing or hostile forces (rakṣas).
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.