
Sukta 1.6
Madhucchandas Vaiśvāmitra (traditional attribution for RV 1.1–1.11; for 1.6 commonly Vaiśvāmitra lineage)
Indra (with solar/rocanā imagery; the verse evokes the yoking of the radiant power in Indra’s cosmic action)
Gāyatrī (3 pādas of 8 syllables; typical for early RV 1 hymns to Indra)
RV 1.6 adalah himne untuk Indra dalam metrum Gāyatrī yang mengaitkan kedahsyatan kemenangan Indra dengan cahaya cemerlang bersifat surya, “rocanā”, yang dipasangkan (diikatkan pada kuk) dan digerakkan untuk tindakan kosmis. Para penyair mendekati Indra melalui ujaran yang terilham, memohon “sāti” (kemenangan/penaklukan) dari setiap tingkat jagat—langit, bumi, dan ruang-ruang tengah yang luas—agar daya kemenangan itu hadir dalam hidup dan ritus mereka.
Mantra 1
युञ्जन्ति ब्रध्नमरुषं चरन्तं परि तस्थुषः । रोचन्ते रोचना दिवि ॥
Mereka memasangkan yang keemasan-kemerahan, Daya yang bercahaya, yang bergerak dalam putaran jalannya; di sekelilingnya berdiri kuasa-kuasa yang teguh. Alam-alam yang bersinar di langit menyala dengan Cahaya.
Mantra 2
युञ्जन्त्यस्य काम्या हरी विपक्षसा रथे । शोणा धृष्णू नृवाहसा ॥
Mereka memasangkan bagi-Nya—sebagai dambaan jiwa—dua Hari (kuda-kuda Indra) pada kereta; ber-sayap lebar dalam geraknya, kemerah-merahan, perkasa, pengangkut manusia: daya-daya yang membawa sang pencari menuju Tuhan yang berdaya cahaya.
Mantra 3
केतुं कृण्वन्नकेतवे पेशो मर्या अपेशसे । समुषद्भिरजायथाः ॥
Wahai Indra, Engkau menumbuhkan ketu (daya-tilik yang bercahaya) bagi yang tak memilikinya, dan pesas (rupa yang elok) bagi pencari yang tanpa rupa; bersama hasrat-hasrat menyala yang bangkit menuju Fajar kesadaran, Engkau pun dilahirkan.
Mantra 4
आदह स्वधामनु पुनर्गर्भत्वमेरिरे । दधाना नाम यज्ञियम् ॥
Maka sungguh, mengikuti svadhā (daya bawaan) mereka sendiri, mereka kembali bergerak memasuki keadaan menjadi—mengandung di dalamnya Nama suci yang layak bagi yajña (persembahan): daya yang memungkinkan yajña batin.
Mantra 5
वीळु चिदारुजत्नुभिर्गुहा चिदिन्द्र वह्निभिः । अविन्द उस्रिया अनु ॥
Wahai Indra, bahkan penghalang yang terpancang teguh pun Engkau retakkan dengan daya-daya-Mu yang menghentak; bahkan di gua yang tersembunyi Engkau temukan dan Engkau keluarkan, menurut urutan yang semestinya, Sinar-sinar bercahaya (lembu-lembu), dengan tenaga api (vahni) di dalamnya.
Mantra 6
देवयन्तो यथा मतिमच्छा विदद्वसुं गिरः । महामनूषत श्रुतम् ॥
Sebagai para pencari Yang Ilahi, ujaran-ujaran ilham kami melaju lurus menuju pikiran yang terjaga, yang menemukan kekayaan sejati; mereka telah melantunkan Yang Mahaluas, Kebenaran yang telah “didengar dengan baik”.
Mantra 7
इन्द्रेण सं हि दृक्षसे संजग्मानो अबिभ्युषा । मन्दू समानवर्चसा ॥
Bersama Indra sungguh engkau tampak dalam persatuan—berkumpul dengan daya yang tak gentar; wahai Mandū, engkau bergerak dalam satu cahaya (dengan kemilau yang setara).
Mantra 8
अनवद्यैरभिद्युभिर्मखः सहस्वदर्चति । गणैरिन्द्रस्य काम्यैः ॥
Makha, dengan daya-daya yang tanpa cela dan menekan ke langit, melantunkan kidung dalam kelimpahan kekuatan; bersama rombongan-rombongan Indra yang diidamkan.
Mantra 9
अतः परिज्मन्ना गहि दिवो वा रोचनादधि । समस्मिन्नृञ्जते गिरः ॥
Maka, wahai engkau yang bergerak ke segala arah, datanglah ke sini—entah dari dunia surya di langit, atau dari ranahnya yang bercahaya di atas; di sini kata-kata ilham diselaraskan dan disiapkan bagimu.
Mantra 10
इतो वा सातिमीमहे दिवो वा पार्थिवादधि । इन्द्रं महो वा रजसः ॥
Dari sini kami memohon kemenangan—entah dari Langit yang bercahaya, atau dari landasan bumi; atau lagi dari hamparan luas ruang-ruang tengah kami memanggil Indra, Sang Mahakuasa, agar membawa penaklukan ke dalam diri kami.
It praises Indra as the power of victory and illumination, using imagery of a radiant force being “yoked” and the heavenly light-realms (rocanā) shining. The hymn asks Indra to grant successful attainment (sāti) in life and ritual.
Rocanā points to luminous heavenly regions and the manifestation of light that accompanies Indra’s cosmic victories. Symbolically, it also suggests inner clarity that appears when obstacles are broken.
It can be recited as an Indra-stuti for strength, protection, and success—especially in morning worship or yajña contexts. The focus is on calling Indra’s victorious energy and aligning one’s thought and speech with that power.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.