Atharva Veda Sukta 23
Kanda 2Anuvaka 3Sukta 235 Mantras

Sukta 23

Rishi: Atharvanic/Angirasa tradition (hymn-level attribution varies by anukramaṇī; commonly treated as Atharvanic).

Devata: Āpaḥ (Waters), as empowered agents of tejas and protection.

Chandas: Anuṣṭubh (probable; confirm against pada-count in the critical edition/anukramaṇī).

AVŚ 2.23 adalah himne singkat penangkal sihir (counter-sorcery) yang memanggil “Air” (Āpaḥ) sebagai daya bercahaya, berunsur api, yang mampu membalikkan permusuhan. Dengan menyeru arciṣ (pancaran), haraḥ (daya menyapu/mengangkut pergi), dan tejas (kemanjuran/keteguhan daya) dari air, mantra ini “memutar balik” bahaya, melucuti daya pelaku serangan, dan secara tersirat melindungi lingkup sang pelafal

Sanskrit recitationAtharva Veda 2.23

Mantras

Mantra 1

शत्रुनाशनम्। आपो॒ यद् व॒स्तप॒स्तेन॒ तं प्रति॑ तपत॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः

Wahai Air-Airan (Āpaḥ), panas-tapa (tapas) apa yang menjadi milikmu—dengan itu hanguskanlah kembali dia, yakni orang yang membenci kami, yang kami pun membencinya.

Mantra 2

आपो॒ यद् वो॒ हर॒स्तेन॒ तं प्रति॑ हरत॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः

Wahai para Air, daya untuk merenggut/membawa pergi apa pun yang menjadi milikmu—dengan itu bawalah dia kembali sebagai pembalasan: dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.

Mantra 3

आपो॒ यद् वो॒ऽर्चिस्तेन॒ तं प्रत्य॑र्चत॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः

Wahai Air-Airan (Āpaḥ), dengan cahaya (arcis) yang menjadi milikmu itu, menyalalah kembali atasnya—atas orang yang membenci kami, yang kami pun membencinya.

Mantra 4

आपो॒ यद् वः॑ शो॒चिस्तेन॒ तं प्रति॑ शोचत॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः

Wahai para Air, kilau yang membakar apa pun yang menjadi milikmu—dengan itu hanguskanlah dia sebagai balasan: dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.

Mantra 5

आपो॒ यद् व॒स्तेज॒स्तेन॒ तम॑ते॒जसं॑ कृणुत॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः

Wahai Air (Āpaḥ), daya berapimu yang ada padamu—dengan itu jadikan dia tanpa daya, dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.

Frequently Asked Questions

It is used to counter and reverse hostility—social enmity or sorcery-like harm—by invoking the Waters to send the force back and weaken the aggressor’s efficacy (tejas).

In Atharvanic thought, water is not only cleansing; it can carry an inner heat/radiance (arciṣ/tejas) that acts as an active protective and retaliatory power when ritually addressed.

The core substance is water itself. Many prayogas use only clean water consecrated by recitation and applied by sprinkling for protection and symbolic reversal.

Ask anything about Sukta 23 of the Atharva Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Atharva Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App