
Rishi: Traditionally Atharvanic/Angirasa attribution for this counter-hatred material (to be confirmed against the AVŚ anukramaṇī for 2.22)
Devata: Candra (Moon), as wielder of haras (burning potency)
Chandas: Anuṣṭubh-type cadence (to be confirmed by full hymn metrical scan)
Mantra Atharvaveda enam bait ini memanggil Candra (Bulan) sebagai pembawa haras dan tejas—daya panas membakar dan cahaya berkilau—untuk membalikkan permusuhan dan mengembalikannya kepada penyerang. Kidung ini berulang kali membingkai tindakan tersebut sebagai pembalasan yang sah terhadap “dia yang membenci kami”, dengan maksud melucuti musuh dari pancaran, kekuatan, dan daya guna tindakannya. Daya itu dipahami sebagai tenaga lunar yang dapat dipindahkan, yang dapat diarahkan kembali (prati-hara) untuk menetralkan serta menghukum niat bermusuhan atau sihir yang menyerang.
Mantra 1
शत्रुनाशनम्। चन्द्र॒ यत् ते॒ तप॒स्तेन॒ तं प्रति॑ तप॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः
(Penghancur musuh.) Wahai Candra, dengan tapas yang menjadi milik-Mu itu—dengan itu hanguskanlah dia sebagai balasan: dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.
Mantra 2
चन्द्र॒ यत् ते॒ हर॒स्तेन॒ तं प्रति॑ हर॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः
Wahai Candra, dengan daya membakar-Mu itu—dengan itu kembalikanlah dia sebagai pembalasan: dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.
Mantra 3
चन्द्र॒ यत् ते॒ऽर्चिस्तेन॒ तं प्रत्य॑र्च॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः
Wahai Bulan (Candra), dengan sinar (arcis) milikmu itu, pancarkanlah kembali kepadanya—kepada dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.
Mantra 4
चन्द्र॒ यत् ते॒ शो॒चिस्तेन॒ तं प्रति॑ शोच॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः
Wahai Candra (Bulan), dengan cahaya membarammu itu—dengan itu pula hanguskan kembali dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.
Mantra 5
चन्द्र॒ यत् ते॒ तेज॒स्तेन॒ तम॑ते॒जसं॑ कृणु॒ यो॒३स्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः
Wahai Candra (Bulan), dengan tejas (kemilau/keagungan) yang ada padamu—dengan itu jadikan dia tanpa tejas, dia yang membenci kami, yang kami pun membencinya.
It asks Candra to use his burning force (haras) and radiance (tejas) to turn back hostility onto the aggressor and to make the enemy ‘without tejas,’ i.e., ineffective and unable to harm.
In Atharvavedic terms it is retaliatory-apotropaic: it protects by reversal (prati-hara). The hymn’s language targets “the one who hates us,” framing the act as requital rather than unprovoked aggression.
The verses themselves emphasize lunar haras/tejas rather than naming specific plants. In practice, simple supports like clean water for sprinkling or a white thread/cloth may be used, but they are ancillary to the recitation and intention.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free Google sign-in keeps your chat saved across web and the app.
Read Atharva Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.