Rig Veda Sukta 9
Mandala 9Sukta 99 Mantras

Sukta 9

Sukta 9.9

Devata

Soma (Pavamāna)

Himne Soma Pavamāna ini memuji Soma yang diperas dan mengalir sebagai daya kewaskitaan bercahaya, bergerak melalui dua alam dan, melalui pemurnian, menjadi layak bagi para dewa. Himne ini mengaitkan arus Soma yang jernih dengan ujaran yang terilhami, tatanan benar (ṛta), serta hukum kemenangan Indra, dan diakhiri dengan permohonan akan kemasyhuran yang lestari, kekuatan, kecerdasan, dan svah (dunia bercahaya).

Mantras

Mantra 1

परि प्रिया दिवः कविर्वयांसि नप्त्योर्हितः । सुवानो याति कविक्रतुः ॥

Mengitari rupa-rupa terkasih dari langit, sang kavi bergerak—ditempatkan pada dua ranah yang seasal; diperas dan memancar keluar, ia melaju, yang kehendaknya adalah daya ilham sang penyair.

Mantra 2

प्रप्र क्षयाय पन्यसे जनाय जुष्टो अद्रुहे । वीत्यर्ष चनिष्ठया ॥

Maju, maju mengalirlah menuju kediaman yang menetap, bagi umat yang layak akan keajaiban—disambut oleh yang tak menipu. Berlarilah ke perjamuan persembahan dengan arusmu yang paling menang.

Mantra 3

स सूनुर्मातरा शुचिर्जातो जाते अरोचयत् । महान्मही ऋतावृधा ॥

Dia, putra suci dari dua Ibu, setelah lahir membuat dua kelahiran itu bercahaya. Agunglah dia, dan oleh hukum Kebenaran (ṛta) ia menumbuhkan keagungan.

Mantra 4

स सप्त धीतिभिर्हितो नद्यो अजिन्वदद्रुहः । या एकमक्षि वावृधुः ॥

Dia, digerakkan oleh tujuh ilham, mendorong sungai-sungai yang tak mengkhianati Kebenaran—mereka yang membesarkan satu Mata penglihatan.

Mantra 5

ता अभि सन्तमस्तृतं महे युवानमा दधुः । इन्दुमिन्द्र तव व्रते ॥

Mereka menempatkan anggur-Soma dalam gerak yang benar—menuju Yang sungguh hadir dan tak tergelincir, Sang Kuasa Muda yang agung; wahai Indra, mereka menegakkan Indu dalam hukum karya-ilahi-Mu.

Mantra 6

अभि वह्निरमर्त्यः सप्त पश्यति वावहिः । क्रिविर्देवीरतर्पयत् ॥

Api-Pembawa yang abadi maju mendesak dan memandang Tujuh; daya pendorong memuaskan para dewi—memenuhi tenaga-tenaga ilahi dengan kenikmatan Soma yang dimurnikan.

Mantra 7

अवा कल्पेषु नः पुमस्तमांसि सोम योध्या । तानि पुनान जङ्घनः ॥

Dalam segala tatanan hidup kami, jatuhkanlah bagi kami kegelapan-kegelapan itu, wahai Soma; perangi mereka. Engkau, yang memurnikan, hantam dan usirlah mereka, berulang-ulang.

Mantra 8

नू नव्यसे नवीयसे सूक्ताय साधया पथः । प्रत्नवद्रोचया रुचः ॥

Kini, bagi Yang senantiasa baru dan kian-baru, sediakanlah jalan-jalan bagi sukta (ucapan pujian) yang terucap baik; pancarkanlah cahaya-cahayamu menurut cara purba—membaharui penerangan asal.

Mantra 9

पवमान महि श्रवो गामश्वं रासि वीरवत् । सना मेधां सना स्वः ॥

Wahai Soma yang menyucikan (Pavamāna), anugerahkan kepada kami śravas yang agung—pendengaran ilham; karuniakan sinar-sinar cahaya dan daya-daya cepat dengan kekuatan kepahlawanan; limpahkan kecerdasan yang lestari, limpahkan svah yang lestari—dunia bercahaya di dalam.

Frequently Asked Questions

It praises Soma while it is being purified (pavamāna), describing it as a luminous, inspired power that supports ṛta (right order) and strengthens the gods, especially Indra.

In Soma rituals, Indra is a chief recipient of Soma. The hymn says the purified Indu is established in Indra’s ‘vrata’—his divine law and victorious working.

It asks Pavamāna Soma for great śravas (inspired renown/hearing), prosperity and swift energies (cows and horses), heroic force, lasting medhā (intelligence), and svah (the luminous world).

Ask anything about Sukta 9 of the Rig Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free Google sign-in keeps your chat saved across web and the app.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App