
Sukta 9.10
Soma Pavamāna
Himne Soma Pavamāna ini memuliakan deru mengalir yang terdorong oleh dirinya sendiri dari arus Soma yang telah dimurnikan, ketika ia diperas, disaring, dan digerakkan menuju rāyī (kelimpahan, kekayaan, kepenuhan keberadaan). Saat Soma makin bercahaya, himne ini mengaitkan alirannya dengan sinar surya (Vivasvat), berkat Fajar (Uṣas, Bhaga), serta suatu kedudukan surgawi yang tersembunyi yang ditangkap oleh mata batin sang pelihat—menyiratkan bahwa pemurnian ritual mencerminkan suatu pendakian kesadaran.
Mantra 1
प्र स्वानासो रथा इवार्वन्तो न श्रवस्यवः । सोमासो राये अक्रमुः ॥
Maju mereka, digerakkan oleh diri sendiri, laksana kereta-kereta; laksana kuda-kuda yang mendamba śravas—pendengaran ilham; kekuatan-kekuatan Soma melangkah menuju rāyī, kepenuhan keberadaan.
Mantra 2
हिन्वानासो रथा इव दधन्विरे गभस्त्योः । भरासः कारिणामिव ॥
T9.10.2
Mantra 3
राजानो न प्रशस्तिभिः सोमासो गोभिरञ्जते । यज्ञो न सप्त धातृभिः ॥
T9.10.3
Mantra 4
परि सुवानास इन्दवो मदाय बर्हणा गिरा । सुता अर्षन्ति धारया ॥
T9.10.4
Mantra 5
आपानासो विवस्वतो जनन्त उषसो भगम् । सूरा अण्वं वि तन्वते ॥
Dengan meneguk dalam-dalam cahaya Vivasvat, mereka melahirkan bagian kebahagiaan milik Uṣas (Fajar); para yang bercahaya membentangkan benang halus—memanjangkan jalan cahaya yang lembut di dalam diri.
Mantra 6
अप द्वारा मतीनां प्रत्ना ऋण्वन्ति कारवः । वृष्णो हरस आयवः ॥
Para pembuat Sabda yang purba membuka pintu-pintu pemahaman yang terilham; para pencari maju mendesak menuju tenaga menyala milik Yang Perkasa (Vṛṣan).
Mantra 7
समीचीनास आसते होतारः सप्तजामयः । पदमेकस्य पिप्रतः ॥
Selaras, tujuh Hotṛ yang seasal duduk mengambil tempat; mereka memenuhi dan meneguhkan satu langkah yang tunggal—satu landasan Yang Ilahi.
Mantra 8
नाभा नाभिं न आ ददे चक्षुश्चित्सूर्ये सचा । कवेरपत्यमा दुहे ॥
Ia menganugerahkan kepada kami pusar—simpul pusat keberadaan; bahkan mata pun, berserta Surya. Ia memerah bagi kami keturunan Sang Kavi: kelahiran pengetahuan ilham.
Mantra 9
अभि प्रिया दिवस्पदमध्वर्युभिर्गुहा हितम् । सूरः पश्यति चक्षसा ॥
Menuju kedudukan Surga yang terkasih—tersembunyi dalam rahasia—oleh para Adhvaryu ia ditempatkan; Sang Sura yang bercahaya memandangnya dengan mata penglihatan.
The hymn praises Soma in his purified, flowing form—Soma Pavamāna—especially as he is pressed and strained in the Soma sacrifice.
As Soma is purified, he moves swiftly like a racing chariot and brings prosperity and clarity; the hymn says this purified flow also leads to a higher, hidden ‘heavenly’ goal that can be inwardly seen.
Because purified Soma is described as becoming bright and radiant; the Dawn’s blessing and solar light symbolize the awakening of vision and the spreading of a subtle path of illumination in life and ritual.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.