Rig Veda Sukta 95
Mandala 9Sukta 955 Mantras

Sukta 95

Sukta 9.95

Devata

Soma Pavamāna (Hari)

Himne Soma Pavamāna yang singkat ini memuji Soma berwarna kuning kecokelatan ketika ia dilepaskan, dimurnikan, dan diselubungi “jubah penyucian” yang bercahaya di dalam bejana pemeras kayu dan saringan. Penyair menggambarkan pikiran serta doa yang terilhami bergegas menuju Soma laksana gelombang air, dan memohon agar Indu yang menyucikan meluaskan ujaran suci dan wawasan batin. Himne ini berpuncak pada aspirasi bersama: kemakmuran bersama Indra serta penguasaan kekuatan kepahlawanan sejati yang lahir dari pemurnian Soma.

Mantras

Mantra 1

कनिक्रन्ति हरिरा सृज्यमानः सीदन्वनस्य जठरे पुनानः । नृभिर्यतः कृणुते निर्णिजं गा अतो मतीर्जनयत स्वधाभिः ॥

Yang keemasan itu berdesir saat dilepaskan; memurnikan diri, ia duduk di perut bejana kayu. Di tempat manusia mengolahnya, ia membentuk jubah pembersihnya yang cemerlang; dari sana ia melahirkan ilham-ilham oleh hukum-diri (svadhā)-nya.

Mantra 2

हरिः सृजानः पथ्यामृतस्येयर्ति वाचमरितेव नावम् । देवो देवानां गुह्यानि नामाविष्कृणोति बर्हिषि प्रवाचे ॥

Si yang keemasan (Hari), ketika dilepaskan, menggerakkan jalan Ṛta; ia mendorong Sabda (Vāc) laksana pendayung menggerakkan perahu. Sang dewa menyingkapkan di atas barhis (hamparan suci) nama-nama rahasia para dewa, untuk pengucapan yang maju ke depan.

Mantra 3

अपामिवेदूर्मयस्तर्तुराणाः प्र मनीषा ईरते सोममच्छ । नमस्यन्तीरुप च यन्ति सं चा च विशन्त्युशतीरुशन्तम् ॥

Bagaikan gelombang air yang menerjang, ilham-ilham pencari itu mengalir deras menuju Soma. Sambil memuja, mereka mendekat, mereka berhimpun, mereka masuk—mengingini dia yang mengingini (persembahan dan kenaikan).

Mantra 4

तं मर्मृजानं महिषं न सानावंशुं दुहन्त्युक्षणं गिरिष्ठाम् । तं वावशानं मतयः सचन्ते त्रितो बिभर्ति वरुणं समुद्रे ॥

Dia—yang sedang dipoles—bagaikan banteng perkasa di puncak; tangkai yang berkilau, yang kuat, yang berdiri di gunung—diperas (diperah) oleh manusia. Kepadanya, yang berhasrat, ilham-ilham melekat; Trita memanggul Varuṇa di kedalaman samudra.

Mantra 5

इष्यन्वाचमुपवक्तेव होतुः पुनान इन्दो वि ष्या मनीषाम् । इन्द्रश्च यत्क्षयथः सौभगाय सुवीर्यस्य पतयः स्याम ॥

Menginginkan Sabda, laksana pembantu-pengucap bagi Hotar, wahai Indu yang menyucikan, bentangkanlah ilham (manīṣā). Karena engkau dan Indra berdiam demi keberuntungan kami, semoga kami menjadi para penguasa daya kepahlawanan yang sungguh kuat.

Frequently Asked Questions

It praises Soma in his purified (pavamāna) form during the Soma ritual—how he is released, filtered, becomes radiant, and gives rise to inspired thoughts and sacred speech.

It shows how prayers and insights surge toward Soma with force and devotion, as if the mind’s inspirations naturally flow into the purified Soma current.

Soma is Indra’s empowering drink in Vedic ritual. The hymn asks that Soma and Indra together bring good fortune and grant ‘heroic power’ (strength, victory, capability) to the worshippers.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App