
Sukta 9.18
Unknown/unspecified in provided input
Soma Pavamāna
Anuṣṭubh (probable; refrain-like cadence)
Himne Pavamāna yang singkat ini memuji Soma ketika ia diperas dan dimurnikan melalui saringan, mengalir dari sumber pegunungan ke dalam bejana-bejana yang disiapkan untuk kurban. Setiap bait kembali pada refrein “madeṣu sarvadhā asi,” menegaskan kehadiran Soma yang meresap di setiap keadaan keterangkatan dan kegembiraan suci. Tujuan himne ini sekaligus bersifat ritual (mensakralkan Soma yang mengalir) dan spiritual (memohon kejernihan, kekuatan, dan kemakmuran melalui sari yang telah dimurnikan).
Mantra 1
परि सुवानो गिरिष्ठाः पवित्रे सोमो अक्षाः । मदेषु सर्वधा असि ॥
Dalam peredarannya, Soma yang lahir dari gunung telah mengalir melalui penyuci (pavitra). Dalam segala mada—segala ekstase dan keluasan sukacita—engkau hadir sepenuhnya.
Mantra 2
त्वं विप्रस्त्वं कविर्मधु प्र जातमन्धसः । मदेषु सर्वधा असि ॥
Engkaulah vipra, engkaulah kavi; engkaulah madu yang lahir dari andhas (sari perasan). Dalam setiap mada—setiap raptur sukacita—engkau hadir sepenuhnya.
Mantra 3
तव विश्वे सजोषसो देवासः पीतिमाशत । मदेषु सर्वधा असि ॥
Segala dewa, sehati dalam sukacita yang seia-sekata, telah mencapai minuman-Mu; dalam setiap ekstase kenikmatan, Engkau hadir sepenuhnya, dalam segala cara.
Mantra 4
आ यो विश्वानि वार्या वसूनि हस्तयोर्दधे । मदेषु सर्वधा असि ॥
Dia yang menaruh di tangan kami segala harta yang diidamkan—Engkaulah Soma itu; dalam setiap ekstase kenikmatan, Engkau hadir sepenuhnya, dalam segala cara.
Mantra 5
य इमे रोदसी मही सं मातरेव दोहते । मदेषु सर्वधा असि ॥
Dia yang memerah kedua dunia yang luas ini bersama-sama, laksana dua ibu—Engkaulah Soma itu; dalam setiap ekstase kenikmatan, Engkau hadir sepenuhnya, dalam segala cara.
Mantra 6
परि यो रोदसी उभे सद्यो वाजेभिरर्षति । मदेषु सर्वधा असि ॥
Engkau, Soma, yang seketika mengalir mengitari kedua dunia, dengan kelimpahan daya; dalam setiap ekstase sukacita, Engkau hadir dalam segala cara.
Mantra 7
स शुष्मी कलशेष्वा पुनानो अचिक्रदत् । मदेषु सर्वधा असि ॥
Dia yang penuh daya bergetar, sambil menyucikan diri, berseru nyaring ketika memasuki kendi-kendi; dalam setiap ekstase sukacita, Engkau hadir dalam segala cara.
It describes Soma being pressed and purified through the filter (pavitra), then flowing into jars for the sacrifice, while proclaiming that Soma is present in every state of sacred exhilaration (mada).
The refrain reinforces one central teaching: purified Soma pervades all forms of uplifted joy and inspired intensity—ritually in the Soma flow, and inwardly as clarified vitality in the worshiper.
As Pavamāna, Soma is also a symbol of refined life-force and consciousness—raw energy made pure through ‘filtering,’ becoming clarity, strength, and bliss fit for communion with the divine.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.