Rig Veda Sukta 15
Mandala 9Sukta 158 Mantras

Sukta 15

Sukta 9.15

Devata

Soma Pavamāna (in relation to Indra)

Himne Soma Pavamāna ini memuliakan Soma yang telah dimurnikan, melesat melalui saringan, berkilau dengan sinar terang, dan bergerak menuju “padang terbuka” daya kemenangan Indra. Pemurnian Soma digambarkan sekaligus sebagai tindakan ritual dan sebagai proses kosmis–spiritual: tegukan bercahaya itu menjadi kekuatan, sukacita, dan senjata batin yang membersihkan jalan bagi kemenangan serta tindakan yang benar.

Sanskrit recitationRig Veda 9.15

Mantras

Mantra 1

एष धिया यात्यण्व्या शूरो रथेभिराशुभिः । गच्छन्निन्द्रस्य निष्कृतम् ॥

Inilah sang pahlawan, oleh dhi (kecerdasan halus), melaju dengan kereta-kereta yang cepat; bergerak menuju lapang terbuka Indra—menuju ruang yang terlepas, daya kemenangan.

Mantra 2

एष पुरू धियायते बृहते देवतातये । यत्रामृतास आसते ॥

Soma ini bergerak dengan banyak kebangkitan dhi (pikiran-sadar), menuju Yang Mahaluas dan menuju kepenuhan ilahi—di sana, kekuatan-kekuatan yang tak-mati bersemayam di dalam diri kami.

Mantra 3

एष हितो वि नीयतेऽन्तः शुभ्रावता पथा । यदी तुञ्जन्ति भूर्णयः ॥

Soma ini, yang telah ditetapkan, digiring ke dalam melalui jalan yang bercahaya; ketika daya-daya pemerasan mendorong dan mengarahkannya ke lintasan sejatinya.

Mantra 4

एष शृङ्गाणि दोधुवच्छिशीते यूथ्यो वृषा । नृम्णा दधान ओजसा ॥

Soma ini—sang banteng kawanan—mengguncang tanduknya dan menajamkan dirinya, memanggul daya keperkasaan dan kekuatan; energi yang menerobos dan menegakkan penguasaan.

Mantra 5

एष रुक्मिभिरीयते वाजी शुभ्रेभिरंशुभिः । पतिः सिन्धूनां भवन् ॥

Soma ini maju berhias kilau keemasan, pembawa kelimpahan daya dengan sinar-sinarnya yang terang; menjadi tuan atas aliran-aliran—penguasa energi yang mengalir di dalam diri kita.

Mantra 6

एष वसूनि पिब्दना परुषा ययिवाँ अति । अव शादेषु गच्छति ॥

Soma ini meminum kekayaan-kekayaan keberadaan; melampaui tempat-tempat yang keras, ia turun ke singgasana-singgasana berlandas teguh, untuk menegakkan perolehan dalam hidup.

Mantra 7

एतं मृजन्ति मर्ज्यमुप द्रोणेष्वायवः । प्रचक्राणं महीरिषः ॥

Dia mereka sucikan—yang patut disucikan—di dekat bejana-bejana; para pencari menggerakkannya, dan dorongan-dorongan agung dari gizi dan daya mulai berputar dalam jejaknya.

Mantra 8

एतमु त्यं दश क्षिपो मृजन्ति सप्त धीतयः । स्वायुधं मदिन्तमम् ॥

Dia inilah yang dibersihkan oleh sepuluh tangan yang tangkas, dan oleh tujuh pikiran terilham; ia bersenjata dari dirinya sendiri, paling memabukkan—kenikmatan yang menjadi senjata cahaya dalam diri sang pencari.

Frequently Asked Questions

It praises Soma in the moment of purification—rushing through the filters, shining brightly, and becoming the empowering drink offered to Indra for strength and victory.

Because purified Soma is imagined as a powerful flow: it can mean literal flowing waters and also the inner currents of energy and inspiration that Soma is said to master.

They point to two kinds of cleansing: the physical ritual cleansing by priests’ hands and the inner cleansing by concentrated, inspired thought—making Soma a clear, luminous force in both senses.

Ask anything about Sukta 15 of the Rig Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App