Atharva Veda Sukta 63
Kanda 6Anuvaka 7Sukta 634 Mantras

Sukta 63

Rishi: Atharvanic tradition (Anukramaṇī attribution varies; commonly Atharvan/Angiras-type for such apotropaic hymns)

Devata: Nirṛti (as the binding power), with the rite oriented to release into Āyus/Varcas/Bala

Chandas: Anuṣṭubh (probable; requires pada-count verification against a critical text)

Himne Atharvaveda yang singkat ini adalah mantra krisis untuk melonggarkan ikatan maut Nirṛti—dibayangkan sebagai tali di leher atau belenggu besi—serta memulihkan pasien kepada āyus (rentang hidup), varcas (daya pancar/kemilau vital), dan bala (kekuatan). Ia memadukan bahasa pelepasan ikatan dan penyelamatan dengan permohonan yang tertata kepada Yama dan para Pitṛ, lalu memeteraikan ritus dalam bingkai api rumah tangga dengan menyalakan Agni demi kemakmuran dan perlindungan yang diperbarui.

Sanskrit recitationAtharva Veda 6.63

Mantras

Mantra 1

वर्चोबलप्राप्तिः। यत् ते॑ दे॒वी निरृ॑तिराब॒बन्ध॒ दाम॑ ग्री॒वास्व॑विमो॒क्यं यत्। तत् ते वि ष्या॒म्यायु॑षे॒ वर्च॑से॒ बला॑यादोम॒दमन्न॑मद्धि॒ प्रसू॑तः

Ikatan apa pun yang Dewi Nirṛti telah pasangkan padamu—tali pada leher, belenggu yang tidak mudah dilepaskan—ikatan itu kuputuskan bagimu, demi hidup, demi kemilau (varchas), demi kekuatan. Makanlah makanan yang menggembirakan ini, yang diutus (agar engkau) lahir kembali.

Mantra 2

नमो॑ऽस्तु ते निरृते तिग्मतेजोऽय॒स्मया॒न् वि चृ॑ता बन्धपा॒शान्। य॒मो मह्यं॒ पुन॒रित् त्वां द॑दाति॒ तस्मै॑ य॒माय॒ नमो॑ अस्तु मृ॒त्यवे॑

Hormat bagimu, wahai Nirṛti yang berdaya tajam: jerat-jerat pengikatmu dari besi telah dipotong. Yama mengembalikan engkau kepadaku lagi; kepada Yama itu hormat—hormat kepada Maut.

Mantra 3

अ॒य॒स्मये॑ द्रुप॒दे बे॑धिषे इ॒हाभिहि॑तो मृ॒त्युभि॒र्ये स॒हस्र॑म्। य॒मेन॒ त्वं पि॒तृभिः॑ संविदा॒न उ॑त्त॒मं नाक॒मधि॑ रोहये॒मम्

Kepada belenggu besi, wahai yang terikat pada tonggak, engkau dipukul; di sini engkau terbaring, dikepung oleh maut seribu kali lipat. Bersama Yama, seiring dengan para Pitṛ (Leluhur), angkatlah orang ini ke langit yang tertinggi.

Mantra 4

संस॒मिद् यु॑वसे वृष॒न्नग्ने॒ विश्वा॑न्य॒र्यृ आ। इ॒डस्प॒दे समि॑ध्यसे॒ स नो॒ वसू॒न्या भ॑र

Dengan kayu penyala yang tersusun semestinya bagimu, wahai Agni, Banteng muda; sang pelindung memanggil segala sesuatu kemari. Di tempat Iḍā engkau dinyalakan; bawakanlah kepada kami kekayaan dan simpanan yang baik.

Frequently Asked Questions

It is a ritual image for deadly constriction—misfortune, wasting, or a death-crisis—spoken of as a cord on the neck or a hard-to-loosen fetter. The mantra treats it as something that can be ‘sundered’ by authoritative speech and rite.

Its primary aim is recovery: release into āyus (life), varcas (vigor), and bala (strength). The mention of Yama and the Pitṛs adds a regulated, lawful framing—countering untimely death and, if fate is fixed, seeking an auspicious ‘best state’ rather than chaotic harm.

Agni seals the unbinding by restoring auspicious domestic order. Kindling the fire and invoking vasu (good stores) shifts the situation from crisis and inauspicious binding to protection, nourishment, and stable vitality.

Ask anything about Sukta 63 of the Atharva Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Atharva Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App