Atharva Veda Sukta 126
Kanda 6Anuvaka 13Sukta 1263 Mantras

Sukta 126

Rishi: Atharvanic tradition (anukramaṇī-dependent).

Devata: Dundubhi (personified drum) allied with Indra

Chandas: Jagatī/triṣṭubh-like mixed cadence (edition-dependent).

Himne perang singkat ini menguduskan dundubhi (gendang perang) sebagai daya hidup laksana napas; gelegarnya menggetarkan jagat dan membuat kekuatan musuh panik dari kejauhan. Bersekutu dengan Indra, gendang itu menjadi senjata penolak bala: mengusir durita (kejahatan/pertanda buruk), membangkitkan dan menghimpun pasukan sendiri, serta mematri kemenangan bagi para pejuang kereta perang.

Sanskrit recitationAtharva Veda 6.126

Mantras

Mantra 1

दुन्दुभिः। उप॑ श्वासय पृथि॒वीमु॒त द्यां पु॑रु॒त्रा ते॑ वन्वतां॒ विष्ठि॑तं जग॑त्। स दु॑न्दुभे स॒जूरिन्द्रे॑ण दे॒वैर्दू॒राद् दवी॑यो॒ अप॑ सेध॒ शत्रू॑न्

(Dundubhi, genderang:) Hembuskanlah napas ke bumi dan juga ke langit; jauh dan luas biarlah dunia yang tegak ini bergerak bagimu. Wahai Dundubhi, bersama Indra dan para Dewa, dari jauh—bahkan lebih jauh lagi—halau, singkirkan musuh-musuh.

Mantra 2

आ क्र॑न्दय॒ बल॒मोजो॑ न॒ आ धा॑ अ॒भि ष्ट॑न दुरि॒ता बाध॑मानः । अप॑ सेध दुन्दुभे दु॒च्छुना॑मि॒त इन्द्र॑स्य मु॒ष्टिर॑सि वी॒डय॑स्व

Mengaumlah; tegakkan bagi kami bala dan ojas (tenaga-vital); gemuruhkanlah melawan segala durita (kejahatan), menghalaunya pergi. Wahai Genderang, tolaklah nasib sial; sungguh engkau adalah kepalan Indra—tunjukkanlah kedahsyatanmu.

Mantra 3

प्रामूं ज॑या॒भी॒३मे ज॑यन्तु केतु॒मद् दु॑न्दुभिर्वा॑वदीतु । समश्व॑पर्णाः पतन्तु नो॒ नरो॒ऽस्माक॑मिन्द्र र॒थिनो॑ जयन्तु

Majulah—taklukkan yang di sana! Biarlah yang di sini menang; biarlah genderang berpanji bergemuruh nyaring. Biarlah para lelaki kami, bersayap kuda, menerjang serentak; dan wahai Indra, biarlah para pejuang kereta kami berjaya.

Frequently Asked Questions

Because its sound is viewed as an active power: a living, breath-like force that can frighten enemies, remove ill-omens, and carry Indra’s martial energy into the human battlefield.

It is a metaphor of embodiment: the drum becomes Indra’s striking power in sonic form—its thunder functions like a divine blow that drives away durita and hostile forces.

Primarily for battle-protection and victory (rakṣoghna/paustika). It also has a ‘healing’ edge only in the sense of removing durita—misfortune and harmful influences—from the patron’s side.

Ask anything about Sukta 126 of the Atharva Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Atharva Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App