Atharva Veda Sukta 67
Kanda 20Anuvaka 7Sukta 677 Mantras

Sukta 67

Rishi: RV-source attribution required for precision (AV20 is RV-derived).

Devata: Indra (soma-recipient; giver of wealth and victory)

Chandas: Mixed/extended RV meter (multi-pāda structure; requires RV locus confirmation).

AV 20.67 adalah kidung soma yang diturunkan dari Rigveda (karena itu atribusi sumber RV diperlukan demi ketepatan), yang membingkai kemakmuran dan kemenangan sebagai ganjaran wajar dari pemerasan dan persembahan soma yang benar: pemeras soma memperoleh kediaman yang aman, kekayaan yang terus bertambah, serta penumbangan kekuatan-kekuatan yang memusuhi. Indra diseru sebagai pemberi yang menentukan bagi kelimpahan harta yang kian meluas dan keberhasilan perang, sementara Agni tampil sebagai Hotṛ yang memungkinkan—pembawa persembahan ghee (ghṛta) dan penyempurna ritus. Daya himne ini dengan demikian bersifat sekaligus paustika (pertambahan, kestabilan) dan apotropaik (menolak “para pembenci/musuh”), tertanam dalam logika timbal-balik ritus soma śrauta.

Recitation with translationAtharva Veda 20.67

Mantras

Mantra 1

सव॒नोति॒ हि सु॒न्वन् क्षयं॒ परी॑णसः सुन्वा॒नो हि ष्मा॒ यज॒त्यव॒ द्विषो॑ दे॒वाना॒मव॒ द्विषः॑ । सु॒न्वा॒न इत् सि॑षासति स॒हस्रा॑ वा॒ज्यवृ॑तः । सु॒न्वा॒नायेन्द्रो॑ ददात्या॒भुवं॑ र॒यिं द॑दात्या॒भुव॑म्

Sebab orang yang memeras (soma) memperoleh tempat tinggal yang bebas dari kekurangan; pemeras itu sungguh berkurban—ia merendahkan para pembenci para Dewa, ya, merendahkan para pembenci. Pemeras itu sendiri berhasrat meraih ribuan, dilingkupi hadiah-hadiah kemenangan. Kepada pemeras itu Indra menganugerahkan kekayaan yang berkembang—menganugerahkan harta yang melimpah.

Mantra 2

मो षु वो॑ अ॒स्मद॒भि तानि॒ पौंस्या॒ सना॑ भूवन् द्यु॒म्नानि॒ मोत जा॑रिषुर॒स्मत् पु॒रोत जा॑रिषुः । यद् व॑श्चि॒त्रं यु॒गेयु॑गे॒ नव्यं॒ घोषा॒दम॑र्त्यम्। अ॒स्मासु॒ तन्म॑रुतो॒ यच्च॑ दु॒ष्टृरं॑ दिधृ॒ता यच्च॑ दु॒ष्टर॑म्

Janganlah kekuatan-kekuatan keperkasaan yang purba itu berbalik menyerang kami; biarlah kemuliaan-kemuliaan itu menjadi milikmu. Janganlah mereka menghabisi kami, dan jangan pula menghabisi kami seperti dahulu. Wahai Marut, daya ajaibmu—dari zaman ke zaman—selalu baru, tak-mati, lahir dari sorak; tempatkanlah itu dalam diri kami: baik yang sukar ditahan maupun yang sukar ditaklukkan.

Mantra 3

अ॒ग्निं होता॑रं मन्ये॒ दास्व॑न्तं॒ वसुं॑ सू॒नुं सह॑सो जा॒तवे॑दसं॒ विप्रं॒ न जा॒तवे॑दसम्। य ऊ॒र्ध्वया॑ स्वध्व॒रो दे॒वो दे॒वाच्या॑ कृ॒पा। घृ॒तस्य॒ विभ्रा॑ष्टि॒मनु॑ वष्टि शो॒चिषा॒जुह्वा॑नस्य स॒र्पिषः॑

Agni kupandang sebagai Hotar, yang dermawan, suatu harta, Putra Kekuatan—Jātavedas; ya, Jātavedas yang terilham. Ia yang dengan nyala menjulang, dewa upacara yang baik, oleh kasih para dewa, dengan kobaran cemerlangnya memilih mengikuti ghee yang berkilau dari orang yang mempersembahkan persembahan mentega (sarpis).

Mantra 4

य॒ज्ञैः समि॑श्लाः॒ पृष॑तीभिरृ॒ष्टिभि॒र्यामं॑ छु॒भ्रासो॑ अ॒ञ्जिषु॑ प्रि॒या उ॒त। आ॒सद्या॑ ब॒र्हिर्भ॑रतस्य सूनवः पो॒त्रादा सोमं॑ पिबता दिवो नरः

Bercampur dengan yajña, bersama kuda betina berbintik, bersama tombak—yang cemerlang, yang disayangi dalam perhiasanmu—mendekatlah; setelah duduk di atas barhis suci milik Bharata, wahai para Putra, dari tempat Potar minumlah Soma, wahai para pahlawan surgawi.

Mantra 5

आ व॑क्षि दे॒वां इ॒ह वि॑प्र॒ यक्षि॑ चो॒शन् हो॑त॒र्नि ष॑दा॒ योनि॑षु त्रि॒षु। प्रति॑ वीहि॒ प्रस्थि॑तं सो॒म्यं मधु॒ पिबाग्नी॑ध्रा॒त् तव॑ भा॒गस्य॑ तृष्णुहि

Bawalah para dewa ke sini, ke tempat ini, wahai yang terilham; persembahkan kurban, wahai Hotar yang rela; duduklah pada tiga tempat duduk yang ditetapkan. Terimalah tegukan yang telah disajikan, madu manis Soma; minumlah dari tempat Agnidh; hauslah akan bagianmu yang telah ditetapkan.

Mantra 6

ए॒ष स्य ते॑ त॒न्वो नृम्ण॒वर्ध॑नः॒ सह॒ ओजः॑ प्र॒दिवि॑ बा॒ह्वोर्हि॒तः । तुभ्यं॑ सु॒तो म॑घवन् तुभ्य॒माभृ॑त॒स्त्वम॑स्य॒ ब्राह्म॑णा॒दा तृ॒पत् पि॑ब

Inilah, sungguh, bagi dirimu: penambah keperkasaan—daya, kekuatan—ditegakkan di langit yang tinggi, diletakkan pada lenganmu. Untukmu ia diperas, wahai Maghavan; untukmu dibawa ke sini: dari ucapan suci ini jadilah puas; minumlah sampai kenyang.

Mantra 7

यमु॒ पूर्वमहु॑वे॒ तमि॒दं हु॑वे॒ सेदु॒ हव्यो॑ द॒दिर्यो नाम॒ पत्य॑ते । अ॒ध्व॒र्युभिः॒ प्रस्थि॑तं सो॒म्यं मधु॑ पो॒त्रात् सोमं॑ द्रविणोदः॒ पिब॑ ऋ॒तुभिः॑

Dia yang dahulu telah kupanggil, Dia jugalah kini kupanggil. Dia, yang layak menerima persembahan, Sang Pemberi, adalah Tuan menurut nama. Wahai Penganugeraha harta, minumlah Soma yang manis—somyaṃ madhu—yang disajikan oleh para Adhvaryu; Soma dari tempat Potṛ; minumlah menurut musim-musim yang tepat (ṛtu).

Frequently Asked Questions

For prosperity with stability—winning a secure dwelling and increasing wealth—while also repelling hostile forces, within a soma-offering framework to Indra.

Indra is the main recipient who grants wealth and victory when pleased by soma; Agni is praised as the Hotṛ/Jātavedas who carries ghee offerings and ensures the sacrifice succeeds.

It refers to wealth that grows and keeps expanding—prosperity that increases over time rather than being a one-time gain.

Ask anything about Sukta 67 of the Atharva Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Atharva Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Download on the App StoreGet it on Google Play

Continue reading in the Vedapath app

Open in App
Download on the App StoreGet it on Google Play