Rig Veda Sukta 30
Mandala 9Sukta 306 Mantras

Sukta 30

Sukta 9.30

Devata

Soma Pavamāna

Himne Pavamāna yang singkat ini memuji Soma ketika ia melesat melalui saringan dalam arus-arus yang kuat, menjadi jernih tersucikan dan membangkitkan wacana ilham (vāc) pada para pemuja. Himne ini mengikuti gerak ritual Soma: dari pemurnian yang mengalir hingga “didudukkan” di dalam bejana-bejana, dan berpuncak pada perintah yang tegas untuk memeras Soma termanis bagi Indra, agar bala para dewa memasuki kegirangan dan kekuatan

Sanskrit recitationRig Veda 9.30

Mantras

Mantra 1

प्र धारा अस्य शुष्मिणो वृथा पवित्रे अक्षरन् । पुनानो वाचमिष्यति ॥

Maju mengalir arus-arus Sang Perkasa ini, bebas melalui saringan; dan ketika ia memurnikan dirinya, ia menggerakkan serta membangkitkan Sabda yang terilham di dalam diri kami.

Mantra 2

इन्दुर्हियानः सोतृभिर्मृज्यमानः कनिक्रदत् । इयर्ति वग्नुमिन्द्रियम् ॥

Indu, melaju deras, disucikan oleh para pemeras, berseru nyaring dalam sukacita; ia menggerakkan api-energi yang giat—daya Indra (indriya) di dalam diri.

Mantra 3

आ नः शुष्मं नृषाह्यं वीरवन्तं पुरुस्पृहम् । पवस्व सोम धारया ॥

Mengalirlah kepada kami, wahai Soma, dalam arusmu, membawa śuṣma—daya yang menaklukkan perlawanan manusia—penuh para pahlawan, sangat didambakan; agar diri kami diperlengkapi dengan energi kemenangan.

Mantra 4

प्र सोमो अति धारया पवमानो असिष्यदत् । अभि द्रोणान्यासदम् ॥

Soma, yang memurnikan, menerjang maju melampaui arus; ia mendesak menuju bejana-bejana, lalu duduk di sana—menegakkan kenikmatan jernih dalam wadah-wadah yang telah disiapkan di dalam diri kami.

Mantra 5

अप्सु त्वा मधुमत्तमं हरिं हिन्वन्त्यद्रिभिः । इन्दविन्द्राय पीतये ॥

Di dalam perairan kejernihan mereka menggerakkan engkau, wahai yang paling kaya madu, Hari yang keemasan-bercahaya, dengan batu-batu pemeras; wahai Indu—agar Indra meminum dan dipenuhi daya kemenangan.

Mantra 6

सुनोता मधुमत्तमं सोममिन्द्राय वज्रिणे । चारुं शर्धाय मत्सरम् ॥

Peraslah Soma yang paling kaya madu bagi Indra, pemegang wajra (petir); peraslah raptur yang elok—ekstasi bagi bala (kekuatan-kekuatan) yang berhimpun.

Frequently Asked Questions

It celebrates Soma as he is purified through the filter, becomes clarified in the vats, and is then pressed as the sweetest offering—especially for Indra—to bring strength and inspired speech.

Because purified Soma is seen as awakening inner inspiration: as the offering becomes clear, the worshipper’s mind and speech become clear and powerful for prayer and insight.

The deity praised is Soma in his purifying form (Pavamāna), but the final verse highlights that the refined Soma is pressed for Indra, the thunderbolt-bearer, to empower him and the divine host.

Ask anything about Sukta 30 of the Rig Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App