Opening the text

Rishi: Atharvanic/Angirasa tradition (ascribed at the hymn level in many indices; verse-level r̥ṣi not separately specified).
Devata: Dveṣa (enmity) as a hostile force to be reversed; implicitly the mantra’s own brahman-power (vac) as agent.
Chandas: Anuṣṭubh (probable; AV 2.x commonly in anuṣṭubh—confirmable against a pada-count recension table).
AV 2.11 adalah jampi Atharvanik yang ringkas untuk menundukkan persaingan dan permusuhan (dveṣa): ia membalikkan kebencian itu kembali kepada si pembenci, sambil memberdayakan sang pelindung agar “mencapai bagian yang lebih baik” (śreyas) dan melangkah melampaui kedudukan setara lawan. Dalam lima bait bergaya anuṣṭubh, himne ini menamai-ulang daya-daya perusak (perusakan, senjata, amarah) lalu menahbiskan kembali pelaku/patron dengan kilau dan cahaya, menegaskan bahwa kuasa brahman dari mantra (vāc) dapat sekaligus menolak agresi dan mengamankan kemakmuran yang lebih unggul
Mantra 1
श्रेयःप्राप्तिः। दूष्या॒ दूषि॑रसि हे॒त्या हे॒तिर॑सि मे॒न्या मे॒निर॑सि । आ॒प्नु॒हि श्रेयां॑स॒मति॑ स॒मं क्रा॑म
Engkau adalah Dūṣyā; engkau adalah Sang Perusak. Engkau adalah Hetyā; engkau adalah Senjata. Engkau adalah Menyā; engkau adalah Murka. Raihlah yang lebih baik; melangkahlah melampaui taraf yang sama.
Mantra 2
स्र॒क्त्योऽसि प्रतिस॒रोऽसि प्रत्यभि॒चर॑णोऽसि । आ॒प्नु॒हि श्रेयां॑स॒मति॑ स॒मं क्रा॑म
Engkau adalah jimat yang tergantung; engkau adalah penangkal (pratisara); engkau adalah pengusir sihir (abhicaraṇa). Raihlah bagian yang lebih baik; melangkahlah melampaui saingan yang setara.
Mantra 3
प्रति॒ तम॒भि च॑र॒ यो॒ऽस्मान् द्वेष्टि॒ यं व॒यं द्वि॒ष्मः । आ॒प्नु॒हि श्रेयां॑स॒मति॑ स॒मं क्रा॑म
Majulah melawan orang itu—yang membenci kami, yang kami pun membencinya. Kejarlah dia; raihlah bagian yang lebih baik; melangkahlah melampaui keadaan setara sang pesaing.
Mantra 4
सू॒रिर॑सि वर्चो॒धा अ॑सि तनू॒पानोऽसि । आ॒प्नु॒हि श्रेयां॑स॒मति॑ स॒मं क्रा॑म
Engkau adalah pelindung mulia; engkau adalah pemberi kemilau; engkau adalah penjaga tubuh. Raihlah kebaikan yang lebih baik; melangkahlah melampaui taraf umum.
Mantra 5
शु॒क्रोऽसि भ्रा॒जोऽसि॒ स्वऽरसि॒ ज्योति॑रसि । आ॒प्नु॒हि श्रेयां॑स॒मति॑ स॒मं क्रा॑म
Engkau adalah Yang Cemerlang; engkau adalah Kemilau; engkau adalah Svah; engkau adalah Cahaya. Capailah kebaikan yang lebih baik; melangkahlah maju, melampaui, dengan langkah yang seimbang.
It is used to counter enmity and rivalry—sending hostility back to the hostile person while helping the patron gain the ‘better lot’ (śreyas) and surpass competitors.
Not prominently. The main ‘deity’ is the force of dveṣa treated as something to be reversed, and the effective agent is mantra-power (brahman/vāc) that compels the outcome and installs brilliance (jyotis).
The text itself does not require substances. In Atharvanic practice, a simple thread or amulet may be used as a carrier, consecrated during recitation—especially with the final luminous verse.
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free sign-in with Google or Apple keeps your chat saved across web and the app.
Read Atharva Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.