Dashati 8
PūrvārcikaPrapathaka 3Dashati 810 Mantras

Dashati 8

Indra’s swift, bull-like approach to the Soma-seat and his sure hearing of the stotra

Deity

Indra

Melodic Character

Invocatory and triumphant with a forward-driving ‘arrival’ energy

Rishi Family

R̥ṣi attribution is not supplied in the input; this decad is treated here as an Aindra (Indra-centered) chant-unit without a fixed seer identification.

Tema ini memanggil Indra agar segera datang—bagai vṛṣabha (banteng) perkasa, sang vajrin (pemegang petir)—menuju tempat duduk Soma, serta menegaskan kemasyhuran-Nya sebagai pendengar stotra yang pasti, baik dari jauh maupun dekat. Penjaringan/penyandingan harī (kuda-kuda teluk) menjadi tanda kedatangan ilahi; lalu liturgi memberi isyarat untuk mempersembahkan Soma yang telah diperas pada savana, agar sang yajamāna memperoleh iṣ—daya hidup, umur panjang, dan kekuatan kemenangan—melalui Soma.

Mantras

Mantra 1

सत्यमित्था वृषेदसि वृषजूतिर्नो ऽविता वृषा ह्युग्र शृण्विषे परावति वृषो अर्वावति श्रुतः

Sungguh, demikianlah Engkau mendekat, wahai Indra yang perkasa; penolong yang bertenaga, pelindung kami. Sebab Engkau, banteng yang garang, mendengar nyanyian kami—termashyur sebagai yang mendengar dari jauh dan dari dekat.

Saman: Aindra (generic); specific gāna-name not stated in input

Mantra 2

यच्छक्रासि परावति यदर्वावति वृत्रहन् अतस्त्वा गीर्भिर्द्युगदिन्द्र केशिभिः सुतावां आ विवासति

Apa yang telah Engkau lakukan, wahai pembunuh Vṛtra, baik di jauh maupun di dekat—maka karena itu pemeras Soma, hari demi hari, mengundang-Mu, Indra, dengan kidung-kidung yang bercahaya.

Saman: Aindra (generic); specific gāna-name not stated in input

Mantra 3

अभि वो वीरमन्धसो मदेषु गाय गिरा महा विचेतसम् इन्द्रं नाम श्रुत्यं शाकिनं वचो यथा

Nyanyikanlah dengan suaramu kepada Indra sang pahlawan, di tengah kegirangan Soma; nyanyikanlah ujaran agung yang patut, bagi Dia yang berwawasan luas, termasyhur oleh nama, Sang Mampu—sebagaimana sabda yang layak diucapkan.

Saman: Aindra (generic); specific gāna-name not stated in input

Mantra 4

इन्द्र त्रिधातु शरणं त्रिवरूथं स्वस्तये छर्दिर्यच्छ मघवद्भ्यश्च मह्यं च यावया दिद्युमेभ्यः

Wahai Indra, penopang tiga-lapis, perlindungan tiga-lapis, demi kesejahteraan kami anugerahkanlah naungan pelindung (chardiḥ), bagi para pemuja yang dermawan dan bagiku; dan halaukanlah dari kami para penyerang yang berkilat.

Saman: Unknown/unspecified (requires Sāmavidhāna/Grāma-geya mapping for this arcika locus)

Mantra 5

श्रायन्त इव सूर्यं विश्वेदिन्द्रस्य भक्षत वसूनि जातो जनिमान्योजसा प्रति भागं न दीधिमः

Seperti orang-orang mendesak menuju matahari, demikianlah semua (pemuja) mengambil bagian dari Indra; kekayaan-kekayaan, kelahiran-kelahiran (hasil) ditumbuhkan oleh dayanya; kami tidak mengurangi bagian yang telah ditetapkan.

Saman: Unknown/unspecified (requires Gāna recension mapping)

Mantra 6

न सीमदेव आप तदिषं दीर्घायो मर्त्यः एतग्वा चिद्या एतशो युयोजत इन्द्रो हरी युयोजते

Sungguh sang dewa tidak memperoleh santapan penguat itu dengan sia-sia; insan fana yang panjang umur (yang memuja) memperolehnya: ketika kuda-kuda yang cepat dipasang pada kuk, Indra pun memasang dua kuda teluknya untuk datang.

Saman: Unknown/unspecified

Mantra 7

आ नो विश्वासु हव्यमिन्द्रं समत्सु भूषत उप ब्रह्माणि सवनानि वृत्रहन्परमज्या ऋचीषम

Wahai Indra, datanglah kepada persembahan havya kami dalam segala pertemuan; muliakanlah dia dalam pertarungan. Kami yang kaya dengan ṛc (nyanyian suci) mendekat dengan brahman (doa) dan savana (pemerasan Soma), kepada sang Vṛtrahan—pembunuh Vṛtra—yang berdaya tertinggi.

Saman: Unknown/unspecified

Mantra 8

तवेदिन्द्रावमं वसु त्वं पुष्यसि मध्यमम् सत्रा विश्वस्य परमस्य राजसि न किष्ट्वा गोषु वृण्वते

Milikmulah, wahai Indra, bahkan harta yang paling kecil; engkau pun memelihara bagian yang tengah. Engkau senantiasa memerintah atas segala yang tertinggi; tiada seorang pun memilihmu dengan sia-sia demi sapi-sapi (kekayaan ternak).

Saman: Unknown/unspecified

Mantra 9

क्वेयथ क्वेदसि पुरुत्रा चिद्धि ते मनः अलर्षि युध्म खजकृत्पुरन्दर प्र गायत्रा अगासिषुः

Ke manakah engkau pergi? di manakah engkau sesungguhnya? sebab maksudmu hadir di banyak tempat. Engkau menjangkau semuanya, wahai yang gagah dalam perang, pengguncang musuh, Purandara—peruntuh kota; para penyanyi Gāyatra telah melagukan (pujianmu) dengan lantang.

Saman: Unknown/unspecified

Mantra 10

वयमेनमिदा ह्योपीपेमेह वज्रिणम् तस्मा उ अद्य सवने सुतं भरा नूनं भूषत श्रुते

Wahai Vajriṇ (Indra), bahkan kini di sini kami telah memujamu dan menenteramkanmu; maka hari ini, pada saat pemerasan (savane), bawalah Soma yang telah diperas (suta) itu kepadanya; sekarang, muliakanlah dengan patut Dia yang termasyhur, yang didengar (śrute).

Saman: Unknown/unspecified

Frequently Asked Questions

It proclaims that Indra truly hears the priests’ praise and therefore comes swiftly to the Soma-seat, bringing strength and invigorating gain (iṣ) to the worshipper.

The yoking of the harī is a ritual-sign of readiness and arrival: Indra is pictured as harnessing his steeds to reach the pressing and accept the offered Soma.

It functions as an invitation and confirmation chant at the savana: having ‘propitiated’ Indra by stotra, the singers prompt the act of bringing and presenting the pressed Soma to him.