Cakravyūha-saṃkalpaḥ, Saṃśaptaka-āhvānaṃ, Saubhadra-vikrīḍitam
Drona Parva, Adhyāya 32
गजेनाक्षिप्य बलिना रथ: संचूर्णित: क्षितौ | कितने ही वीरोंकी भुजाएँ तलवारसहित काट गिरायी गयीं, कितनोंके कुण्डलमण्डित मस्तक धड़से अलग कर दिये गये। कहीं किसी बलवान् हाथीने रथको उठाकर फेंक दिया और वह पृथ्वीपर गिरकर चूर-चूर हो गया
gajenākṣipya balinā rathaḥ sañcūrṇitaḥ kṣitau |
Sañjaya berkata: Seekor gajah perkasa menghempaskan kereta, dan kereta itu remuk berkeping-keping di bumi. Dalam pembantaian itu, banyak lengan para pahlawan—masih menggenggam pedang—tertebas dan jatuh; banyak kepala berhias anting terpenggal dari tubuhnya. Di tempat lain pun, gajah yang sangat kuat mengangkat sebuah kereta dan melemparkannya, hingga jatuh ke tanah dan hancur—gambaran daya perang yang tak berbelas, menyamaratakan keberanian dan perhiasan di hadapan maut.
संजय उवाच