Rig Veda Sukta 32
Mandala 6Sukta 325 Mantras

Sukta 32

Sukta 6.32

Rishi

Bharadvāja Bārhaspatya

Devata

Indra

Chandas

Triṣṭubh

Himne Triṣṭubh yang ringkas karya Bharadvāja ini memuji Indra dengan ujaran yang baru digubah, merayakan kekuatannya yang tiada tertahan sebagai vajrin (pemegang petir) dan purandara (pemecah kubu-kubu). Ia mengingatkan kemenangan Indra yang diraih bersama para resi yang terilham serta para imam pembawa nyala api, dan memuncak pada pelepasan/penaklukan air—lambang kehidupan, kesuburan, dan pencapaian yang tidak terhalang.

Mantras

Mantra 1

अपूर्व्या पुरुतमान्यस्मै महे वीराय तवसे तुराय । विरप्शिने वज्रिणे शंतमानि वचांस्यासा स्थविराय तक्षम् ॥

Kata-kata yang baharu dan belum pernah ada, yang paling melimpah, kami tempa untuk-Nya—Wira Agung, yang gagah dan deras, yang bekerja luas, pemegang vajra (petir). Untuk Yang teguh kami pahat bicara yang paling sarat dengan damai dan kegembiraan yang benar.

Mantra 2

स मातरा सूर्येणा कवीनामवासयद्रुजदद्रिं गृणानः । स्वाधीभिॠक्वभिर्वावशान उदुस्रियाणामसृजन्निदानम् ॥

Ia menempatkan dua Ibu pada tempatnya dengan Surya—dengan cahaya para kavi; sambil memuji ia memecahkan batu. Dengan fikiran yang menguasai diri dan dengan para penyanyi ṛk, dalam kegirangan, ia mengangkat ke atas kawanan-kawanan yang bercahaya dan melepaskan tempat tinggal mereka yang tersembunyi.

Mantra 3

स वह्निभिॠक्वभिर्गोषु शश्वन्मितज्ञुभिः पुरुकृत्वा जिगाय । पुरः पुरोहा सखिभिः सखीयन्दृळ्हा रुरोज कविभिः कविः सन् ॥

Dengan para pembawa nyala dan para pelantun ṛk, sentiasa di antara sinar-sinar, bersama para pengenal yang terukur, melakukan kerja dengan banyak cara, ia menang. Pemusnah kubu-kubu, bersahabat di kalangan sahabat, ia meruntuhkan tentangan yang teguh—kavi bersama para kavi, ia menjadi daya-kavi dalam diri kami.

Mantra 4

स नीव्याभिर्जरितारमच्छा महो वाजेभिर्महद्भिश्च शुष्मैः । पुरुवीराभिर्वृषभ क्षितीनामा गिर्वणः सुविताय प्र याहि ॥

Datanglah kepada penyanyi dengan kuasa-kuasa penopang-Mu, dengan kelimpahan tenaga yang besar dan dengan keperkasaan yang dahsyat. Wahai Banteng segala kaum, dengan banyak daya kepahlawanan-Mu, wahai Girvaṇa (Tuan tutur suci), majulah menuju keselamatan perjalanan kami dan ketibaan yang benar.

Mantra 5

स सर्गेण शवसा तक्तो अत्यैरप इन्द्रो दक्षिणतस्तुराषाट् । इत्था सृजाना अनपावृदर्थं दिवेदिवे विविषुरप्रमृष्यम् ॥

Demikianlah, didorong oleh gelora dan oleh tenaga, Indra—penakluk—dengan kuda-kuda yang meluru, merampas perairan dari sisi kanan. Dengan cara itu, mencipta tujuan yang tidak berpaling, hari demi hari mereka masuk dan mengingini pencapaian yang tidak dapat dicabuli.

Frequently Asked Questions

It is a compact hymn praising Indra’s power—how he breaks strong resistances and wins/releases the waters, symbolizing the return of life, abundance, and free movement.

Because Vedic praise is treated as a deliberate offering: well-crafted words are believed to strengthen the connection with the deity and make the desired power and order present in the rite.

Beyond rainfall or rivers, it points to removing inner blockages so energy, clarity, and purpose can flow—supporting steady progress toward a goal that is not easily disturbed.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App