Adhyaya 160
Prabhasa KhandaPrabhasa Kshetra MahatmyaAdhyaya 160

Adhyaya 160

Bab ini memuat tuntunan Īśvara kepada Devī tentang urutan ziarah dan pemujaan di Prabhāsa-kṣetra yang berpusat pada Raivanta Rājabhaṭṭāraka. Ia digambarkan sebagai putra Sūrya, menunggang kuda, dan berdaya besar; bersemayam di dalam kawasan suci dekat Sāvitrī, menghadap ke arah barat daya. Disebutkan bahwa sekadar darśana (melihat dengan hormat) saja membebaskan pemuja dari segala mara bahaya. Waktu ritual yang dianjurkan ialah hari Minggu (ravivāra) yang bertepatan dengan tithi Saptamī. Pemujaan pada saat itu dijanjikan meniadakan kemiskinan, bahkan dalam garis keturunan pemuja. Ajaran ditutup dengan anjuran bersembahyang sepenuh upaya demi tinggal tanpa rintangan di kṣetra serta meraih tujuan duniawi-kerajaan, khususnya pertambahan kuda, seraya menegaskan manfaat rohani dan kemasyarakatan dari bhakti.

Shlokas

Verse 1

ईश्वर उवाच । ततो गच्छेन्महादेवि राजभट्टारकं परम् । रैवन्तकं सूर्यपुत्रमश्वारूढं महाबलम्

Īśvara bersabda: Kemudian, wahai Mahādevī, hendaklah seseorang pergi kepada Bhaṭṭāraka raja yang tertinggi—Raivantaka, putra Sang Surya—yang menunggang kuda dan berdaya besar.

Verse 2

संस्थितं क्षेत्रमध्ये तु सावित्र्या नैरृते प्रिये । तं दृष्ट्वा मानवो देवि सर्वापद्भ्यो विमुच्यते

Wahai kekasih, ia bersemayam di tengah kṣetra suci, di arah barat daya dari Sāvitrī. Wahai Dewi, dengan memandangnya, manusia terbebas dari segala malapetaka.

Verse 3

रविवारेण सप्तम्यां यस्तं पूजयते नरः । तस्याऽन्वयेऽपि नो देवि दरिद्री जायते नरः

Wahai Dewi, siapa pun yang memujanya pada tithi Saptamī yang jatuh pada hari Minggu, maka dalam garis keturunannya pun tak seorang pun lahir dalam kemiskinan.

Verse 4

तस्मात्सर्वप्रयत्नेन तमेवाराधयेन्मनाक् । निर्विघ्नं क्षेत्रवासार्थं राजा वाऽश्वविवृद्धये

Karena itu, dengan segenap upaya hendaknya ia menyembah Dia—meski sedikit—agar tinggal di kṣetra suci berlangsung tanpa rintangan; atau, bagi raja, demi bertambahnya kuda (kekuatan kavaleri).

Verse 160

इति श्रीस्कान्दे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखण्डे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये रैवंतकराजभट्टारकमाहात्म्यवर्णनंनाम षष्ट्युत्तरशततमोऽध्यायः

Demikian berakhir bab ke-160, bernama “Uraian Kemuliaan Raivantaka Rāja-bhaṭṭāraka,” dalam Prabhāsa-khaṇḍa dari Śrī Skanda Mahāpurāṇa, pada bagian Prabhāsakṣetra-māhātmya yang pertama.