Rig Veda Sukta 93
Mandala 1Sukta 9312 Mantras

Sukta 93

Sukta 1.93

Rishi

Uncertain here from supplied data; traditionally RV 1.93 is attributed to seers of the Gotama lineage (needs external confirmation)

Devata

Agni-Soma (dual deity)

Chandas

Gāyatrī/Anuṣṭubh-like? (requires verification; verse appears in a compact form but needs metrical count)

Himne ini memanggil dewa berpasangan Agni dan Soma sebagai satu daya kurban yang selaras: Agni sebagai pembawa persembahan dan penyala api, Soma sebagai minuman penghidup dan pemberi ilham. Dipohonkan agar keduanya mendengar pujian sang penyair yang tersusun baik, menerima persembahan yang telah ditata, serta menganugerahkan perlindungan, kekuatan, sukacita, dan upacara yang “terdengar dengan baik” serta berhasil bagi pelaksana yajña. Nadanya praktis dan berpusat pada ritus—“datanglah, nikmatilah, lindungilah kami, dan tegakkan śam/yoḥ (damai dan kesejahteraan) pada pemuja.”

Mantras

Mantra 1

अग्नीषोमाविमं सु मे शृणुतं वृषणा हवम् । प्रति सूक्तानि हर्यतं भवतं दाशुषे मयः ॥

Agni dan Soma, dengarkanlah baik-baik seruanku ini, wahai dua kekuatan yang perkasa. Bergembiralah pada kidung-kidung yang tersusun indah ini; jadilah bagi sang pemberi suatu daya sukacita dan ketenteraman batin.

Mantra 2

अग्नीषोमा यो अद्य वामिदं वचः सपर्यति । तस्मै धत्तं सुवीर्यं गवां पोषं स्वश्व्यम् ॥

Wahai Agni dan Soma, siapa pun yang pada hari ini memuja kalian dengan sabda ini—kepadanya anugerahkan suvirya (daya kepahlawanan); anugerahkan pula pertumbuhan sinar-sinar (gāvaḥ, “lembu-lembu”) dan kemuliaan tenaga (aśva, “kuda-kuda”).

Mantra 3

अग्नीषोमा य आहुतिं यो वां दाशाद्धविष्कृतिम् । स प्रजया सुवीर्यं विश्वमायुर्व्यश्नवत् ॥

Wahai Agni dan Soma, siapa yang mempersembahkan kepada kalian āhuti (curahan persembahan), siapa yang memberi kepada kalian havis yang tersusun benar—ia, melalui pertumbuhan prajā (keturunan/kelimpahan hidup), meraih suvirya (kepahlawanan) dan menjangkau seluruh keluasan āyus (hidup).

Mantra 4

अग्नीषोमा चेति तद्वीर्यं वां यदमुष्णीतमवसं पणिं गाः । अवातिरतं बृसयस्य शेषोऽविन्दतं ज्योतिरेकं बहुभ्यः ॥

Wahai Agni dan Soma, tampaklah vīrya (daya kepahlawanan) kalian: kalian merenggut gāḥ—sinar-sinar—dari Paṇi yang menolak persembahan; kalian menumbangkan sisa Bṛsaya, dan kalian menemukan satu Jyoti (Cahaya) bagi yang banyak.

Mantra 5

युवमेतानि दिवि रोचनान्यग्निश्च सोम सक्रतू अधत्तम् । युवं सिन्धूँरभिशस्तेरवद्यादग्नीषोमावमुञ्चतं गृभीतान् ॥

Kalian berdua menempatkan wilayah-wilayah bercahaya ini di surga—Agni dan Soma, yang teguh kehendaknya. Kalian membebaskan sungai-sungai yang tertahan oleh kutuk ujaran permusuhan; wahai Agni-Soma, kalian melepaskan apa yang telah digenggam.

Mantra 6

आन्यं दिवो मातरिश्वा जभारामथ्नादन्यं परि श्येनो अद्रेः । अग्नीषोमा ब्रह्मणा वावृधानोरुं यज्ञाय चक्रथुरु लोकम् ॥

Satu (harta) dari surga Mātariśvan membawanya; yang lain Sang Elang memenangkannya dengan mengaduknya dari Batu. Wahai Agni-Soma, yang bertumbuh oleh Brahman (Sabda suci), kalian menjadikan ruang-dunia yang luas bagi yajña (kurban suci).

Mantra 7

अग्नीषोमा हविषः प्रस्थितस्य वीतं हर्यतं वृषणा जुषेथाम् । सुशर्माणा स्ववसा हि भूतमथा धत्तं यजमानाय शं योः ॥

Wahai Agni-Soma, datanglah kepada persembahan yang telah disajikan; nikmatilah ia, wahai kalian berdua yang perkasa. Jadilah bagi kami naungan yang baik oleh daya bebas kalian sendiri; lalu anugerahkan kepada yajamāna kedamaian dan kesejahteraan.

Mantra 8

यो अग्नीषोमा हविषा सपर्याद्देवद्रीचा मनसा यो घृतेन । तस्य व्रतं रक्षतं पातमंहसो विशे जनाय महि शर्म यच्छतम् ॥

Wahai Agni dan Soma, siapa pun yang memuja kalian dengan persembahan, dengan batin yang mengarah kepada para dewa, dengan ghee (ghṛta)—lindungilah vrata-nya (tata-laku suci), jagalah ia dari jatuh ke kegelapan; dan kepada umat, kepada manusia, anugerahkanlah naungan agung (śarman).

Mantra 9

अग्नीषोमा सवेदसा सहूती वनतं गिरः । सं देवत्रा बभूवथुः ॥

Wahai Agni dan Soma, sepengetahuan (sá-vedasā), sehimpun dalam seruan (sahūtī), terimalah kata-kata ini; jadilah hadir sepenuhnya di jalan yang menuju para dewa (devatrā).

Mantra 10

अग्नीषोमावनेन वां यो वां घृतेन दाशति । तस्मै दीदयतं बृहत् ॥

Wahai Agni dan Soma, bagi dia yang mempersembahkan kepada kalian dengan ghee (ghṛta) ini—buatlah bersinar baginya Yang Luas (Bṛhat); biarlah penerangan agung itu menyala.

Mantra 11

अग्नीषोमाविमानि नो युवं हव्या जुजोषतम् । आ यातमुप नः सचा ॥

Wahai Agni dan Soma, terimalah persembahan-persembahan kami ini; datanglah kemari kepada kami dan mendekatlah, berserta dalam kebersamaan.

Mantra 12

अग्नीषोमा पिपृतमर्वतो न आ प्यायन्तामुस्रिया हव्यसूदः । अस्मे बलानि मघवत्सु धत्तं कृणुतं नो अध्वरं श्रुष्टिमन्तम् ॥

Wahai Agni dan Soma, penuhilah jalan-laku kami yang maju; biarlah daya-daya bercahaya—para pemerah persembahan—bertambah dan melimpah di dalam diri kami. Tempatkanlah kekuatan-kekuatan pada kami, di tengah para dermawan; jadikanlah yajña (kurban suci) kami kaya akan kepatuhan dan pendengaran yang benar.

Frequently Asked Questions

Agni is the fire that carries offerings to the gods, and Soma is the sacred pressed draught that gives vigor and inspiration. Invoked together, they represent the complete sacrificial power: offering and its enlivening essence working as one.

It asks Agni–Soma to hear the prayer, come to the prepared offering, accept it with delight, protect the worshipper, and grant strength, prosperity, and especially peace and well-being (śam and yoḥ).

It is most naturally used in Soma-sacrifice settings and related fire-offering sequences, when oblations are set out and the priest invites Agni and Soma to partake and bless the yajamāna with a successful rite.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App