Rig Veda Sukta 154
Mandala 1Sukta 1546 Mantras

Sukta 154

Sukta 1.154

Rishi

Dīrghatamas Āucathya (traditional for RV 1.154)

Devata

Viṣṇu

Chandas

Triṣṭubh

Himne ini memaklumkan “langkah-langkah lebar” Viṣṇu yang heroik; dengannya Ia mengukur hamparan-ruang di bumi, menegakkan kedudukan tertinggi, dan menopang langit serta bumi sebagai landasan bertiga. Puncaknya adalah visi tentang “tapak tertinggi” (paramaṃ padam) Viṣṇu—kediaman bercahaya yang dicari—tempat “sapi-sapi” yang gemilang (sinar/wawasan) bergerak tanpa lelah, mengundang pemuja menuju cahaya tertinggi itu.

Mantras

Mantra 1

विष्णोर्नु कं वीर्याणि प्र वोचं यः पार्थिवानि विममे रजांसि । यो अस्कभायदुत्तरं सधस्थं विचक्रमाणस्त्रेधोरुगायः ॥

Kini aku menyatakan daya-daya kepahlawanan Viṣṇu: dia yang mengukur bentang-bentang bumi, dia yang menyangga kedudukan yang lebih tinggi; melangkah maju, Sang Luas-Terpuji menegakkan gerak tiga-lapis dunia-dunia di dalam diri kita.

Mantra 2

प्र तद्विष्णुः स्तवते वीर्येण मृगो न भीमः कुचरो गिरिष्ठाः । यस्योरुषु त्रिषु विक्रमणेष्वधिक्षियन्ति भुवनानि विश्वा ॥

Maka Viṣṇu dipuji karena kedahsyatan dayanya: laksana rusa liar yang menggentarkan, pengembara yang berdiam di puncak-puncak gunung. Dalam tiga langkah-Nya yang luas, segenap dunia mengambil tempat tinggal.

Mantra 3

प्र विष्णवे शूषमेतु मन्म गिरिक्षित उरुगायाय वृष्णे । य इदं दीर्घं प्रयतं सधस्थमेको विममे त्रिभिरित्पदेभिः ॥

Biarlah pikiran kami melaju kepada Viṣṇu dengan daya—dia yang berdiam di ketinggian, yang luas dalam pujian, Sang Perkasa—yang seorang diri mengukur hamparan tempat yang panjang ini dengan tepat tiga langkah.

Mantra 4

यस्य त्री पूर्णा मधुना पदान्यक्षीयमाणा स्वधया मदन्ति । य उ त्रिधातु पृथिवीमुत द्यामेको दाधार भुवनानि विश्वा ॥

Yang tiga langkah-Nya penuh dengan madu, tak berkurang, bersukacita menurut svadhā (hukum-diri)-nya; dia yang seorang diri menegakkan bumi dan langit sebagai landasan tiga serangkai, menyangga segenap dunia.

Mantra 5

तदस्य प्रियमभि पाथो अश्यां नरो यत्र देवयवो मदन्ति । उरुक्रमस्य स हि बन्धुरित्था विष्णोः पदे परमे मध्व उत्सः ॥

Semoga kami mencapai jalan yang terkasih itu, tempat jiwa-jiwa pencari dewa bersukacita; sebab inilah sungguh pertalian sejati Sang Mahamelangkah: pada langkah tertinggi Viṣṇu terpancar mata air kenikmatan bermadu.

Mantra 6

ता वां वास्तून्युश्मसि गमध्यै यत्र गावो भूरिशृङ्गा अयासः । अत्राह तदुरुगायस्य वृष्णः परमं पदमव भाति भूरि ॥

Kami merindukan untuk mencapai kediaman-kediaman kalian berdua, tempat Sapi-sapi bertanduk banyak—sinar pengetahuan bercahaya—bergerak tanpa letih. Di sanalah, dalam cahaya yang melimpah, bersinar langkah tertinggi Sang Banteng Mahamelangkah, Yang Mahaluas.

Frequently Asked Questions

It praises Viṣṇu as the wide-strider who measures and orders the worlds through his three strides, and it points to his highest, radiant “supreme step” (paramaṃ padam).

They describe Viṣṇu establishing the threefold cosmic order—often understood as earth, midspace, and heaven—and also symbolize an ascent to a highest station of light and truth.

“Paramaṃ padam” means Viṣṇu’s supreme step or highest place. The hymn treats it as a shining, sought-after realm—an image of the ultimate luminous goal for seers and worshippers.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App