Adhyaya 51 — Yaksha Injunctions: Graha-Children and Female Spirits Causing Domestic and Ritual Disruptions
नियोजयति मामिष्टविरोधाच्च विवर्जनम् ।
आक्रुष्टोऽन्येन मन्येत ताडितो वा नियोजिका ॥
niyojayati mām iṣṭa-virodhāc ca vivarjanam / ākruṣṭo 'nyena manyeta tāḍito vā niyojikā
Dengan berpikir, ‘Dialah yang mendorongku,’ seseorang hendaknya menghindari tindakan yang lahir dari kebencian terhadap sesuatu yang dicintai (milik orang lain atau demi kebaikan diri). Jika dicaci atau bahkan dipukul, pahamilah itu sebagai perbuatan sang penghasut, dan jangan terseret ke dalam reaksi balasan.
{ "primaryRasa": "shanta", "secondaryRasa": "vira", "rasaIntensity": 0, "emotionalArcPosition": "", "moodDescriptors": [] }
The verse teaches restraint under provocation: even insult or harm should not be allowed to hijack one’s agency into retaliatory, dharma-opposed action.
Ancillary ethical instruction (ācāra), not a pancalakṣaṇa storyline.
Insult and injury are triggers that reveal ego-reactivity; seeing them as ‘instigation’ externalizes the trigger and helps re-center awareness before action arises.