नतु वक्षिन्नयेत् प्राज्ञो गृहीत्वैव करे नरम् । उच्यमानस्तु धर्मेण धर्मलोकभयच्छले
na tu vakṣy nayed prājño gṛhītvāiva kare naram | ucyamānas tu dharmeṇa dharmalokabhayacchale ||
Bhishma berkata: Sekalipun seseorang sungguh bijaksana, ia tak dapat menggenggam tangan seorang manusia dan memaksanya menempuh jalan dharma. Namun, dengan berbicara menurut keadilan—menyebut dharma dan bahkan mengingatkan akan takut pada celaan umum—ia dapat mendorongnya menuju perilaku benar.
भीष्म उवाच
Dharma cannot be imposed by coercion; the wise should guide through reasoned, lawful admonition, and may also appeal to social accountability (fear of public blame) as a practical means to encourage righteous behavior.
In Bhishma’s instruction on conduct (Anushasana Parva), he explains the limits of moral authority: even the wise cannot compel virtue by force, but they can counsel a person toward dharma using just arguments and socially persuasive considerations.