एतावन्मात्रमेतद्धि भूतानां प्राज्ञलक्षणम् | कालयुक्तो5प्युभयविच्छेषं॑ युक्त समाचरेत्
etāvanmātram etaddhi bhūtānāṁ prājñalakṣaṇam | kālayukto 'py ubhayaviccheṣaṁ yuktaḥ samācaret |
Bhishma berkata: “Inilah tanda kebijaksanaan pada makhluk hidup: mempercayai buah dharma, lalu bersungguh-sungguh menjalankannya. Sekalipun terikat oleh waktu dan nasib yang tidak bersahabat, orang yang mampu membedakan yang patut dilakukan dan yang tidak patut dilakukan hendaknya tetap bertindak tepat—memilih dharma sejauh keadaan mengizinkan.”
भीष्म उवाच
Wisdom is shown by discerning duty from non-duty and continuing to practice dharma appropriately even when circumstances (kāla) are unfavorable, trusting that dharma bears fruit.
In the Anushasana Parva’s instruction section, Bhishma is advising Yudhishthira on ethical conduct: the wise do not abandon dharma due to adverse fate or timing, but act rightly within what is possible.