कामार्थो पृष्ठत: कृत्वा लोभमोहानुसारिणौ । धर्म इत्येव सम्बुद्धास्तानुपास्व च पृच्छ च
kāmārtho pṛṣṭhataḥ kṛtvā lobhamohānusāriṇau | dharma ityeva sambuddhās tān upāsva ca pṛccha ca ||
Singkirkan kāma dan artha—usaha yang kerap mengikuti loba dan delusi—dan kenalilah dharma semata sebagai kebaikan tertinggi. Karena itu, tinggallah dalam pengabdian kepada para mulia yang senantiasa rindu akan pergaulan dengan orang saleh, tak pernah kenyang olehnya, memandang āgama sebagai otoritas tertinggi, dan selalu puas; layani mereka dan tanyakanlah untuk menyingkirkan keraguanmu.
भीष्म उवाच
Prioritize dharma above kāma and artha, since worldly aims often trail greed and delusion; seek clarity by serving and questioning truly content, scripture-guided, virtuous elders.
In Bhishma’s instruction section of the Anushasana Parva, he advises the listener to approach and serve saintly, dharma-centered people and to ask them questions to remove doubts, emphasizing ethical discernment over worldly pursuits.