सनात् सनातनतम:ः कपिल: कपिरप्यय: । स्वस्तिद: स्वस्तिकृत् स्वस्ति स्वस्तिभुक् स्वस्तिदक्षिण:
sanāt sanātanatamaḥ kapilaḥ kapir apyayaḥ | svastidaḥ svastikṛt svasti svastibhuk svastidakṣiṇaḥ ||
Bhīṣma berkata: Ia abadi dan paling purba di antara semuanya; Ia adalah Kapila dan juga Kapi; Ia adalah peleburan terakhir tempat seluruh jagat kembali. Ia menganugerahkan kesejahteraan yang mujur; Ia mewujudkan kebajikan bagi mereka yang berlindung; Ia sendiri adalah kemujuran; Ia menjaga kebaikan tertinggi para bhakta; dan Ia cepat serta sepenuhnya mampu dalam menganugerahkan kesejahteraan.
भीष्म उवाच
The verse praises the Supreme as timeless and primordial, the source and end of the cosmos (apyaya), and as the active giver, maker, and protector of auspicious welfare (svasti) for those who take refuge—linking metaphysical supremacy with ethical benevolence toward devotees.
In Anuśāsana Parva, Bhīṣma continues his instruction by reciting divine names (a hymn-like enumeration). Here he strings together epithets emphasizing the Lord’s eternity, cosmic role in dissolution, and His power to grant and safeguard auspicious well-being.