Vānaprastha-dharma and Tapas: Śiva–Umā Saṃvāda
Forest-Stage Discipline and Austerity
भूतिकामेन मर्त्येन सत्यमेतद् ब्रवीमि ते । इस प्रकार उत्तम कुलमें उत्पन्न हुए ब्राह्मणोंने पूर्वकालमें यह प्रत्यक्ष देखा और अनुभव किया है; अत: अपना कल्याण चाहनेवाले मनुष्योंको शास्त्रमें जिन्हें त्याज्य बतलाया है
bhūtikāmena martyena satyam etad bravīmi te |
Śakra berkata: “Kepada manusia fana yang menginginkan kemakmuran dan kesejahteraan, kukatakan ini sebagai kebenaran. Pada masa lampau, para Brahmana yang lahir dari garis keturunan mulia telah melihatnya secara langsung dan membuktikannya lewat pengalaman. Karena itu, siapa yang menghendaki kebaikannya sendiri hendaknya meninggalkan perbuatan yang dinyatakan śāstra sebagai patut ditinggalkan, dan senantiasa melaksanakan kewajiban yang diperintahkan. Inilah nasihat benar yang kuberikan kepadamu.”
शक्र उवाच
One who seeks welfare and prosperity should renounce actions that the śāstra marks as to be avoided and should consistently perform the duties that are prescribed; this is presented as verified by the direct experience of exemplary elders.
Śakra (Indra) speaks as an instructor, grounding his counsel in the precedent of ancient Brahmins who ‘saw and experienced’ the truth of the teaching, and urges adherence to śāstric duty while abandoning prohibited or harmful actions.