Rig Veda Sukta 28
Mandala 4Sukta 285 Mantras

Sukta 28

Sukta 4.28

Rishi

Vāmadeva Gautama (traditional for RV 4.28)

Devata

Indra-Soma (Indra empowered by Soma)

Chandas

Triṣṭubh (probable)

Himne ringkas ini memuji Indra dalam persekutuan yang intim dengan Soma, mengingatkan kemenangan klasik ketika halangan Vṛtra ditewaskan dan tujuh sungai (air yang membawa kehidupan) dilepaskan untuk Manu dan umat manusia. Ia mengaitkan kuasa pengilham Soma dengan daya penentu Indra: bersama-sama mereka memecahkan apa yang termeterai, menyingkirkan rintangan yang memusuhi, dan meluaskan “padang Sang Lembu” (pengetahuan bercahaya dan kelimpahan). Tujuannya ialah memanggil kuasa gabungan yang sama dalam korban suci, agar saluran yang tersumbat—luaran dan dalaman—terbuka dan jalan yang benar menjadi dapat dilalui.

Mantras

Mantra 1

त्वा युजा तव तत्सोम सख्य इन्द्रो अपो मनवे सस्रुतस्कः । अहन्नहिमरिणात्सप्त सिन्धूनपावृणोदपिहितेव खानि ॥

Dengan engkau sebagai sekutu-yoknya, dalam persahabatan itu, wahai Soma, Indra membuat air mengalir bagi Manu. Ia membunuh sang penyekat dan membebaskan tujuh sungai; ia membuka saluran-saluran yang tersumbat seolah-olah menyingkap yang tertutup—agar arus kehidupan dan pengetahuan mengalir dalam hukum Kebenaran (ṛta).

Mantra 2

त्वा युजा नि खिदत्सूर्यस्येन्द्रश्चक्रं सहसा सद्य इन्दो । अधि ष्णुना बृहता वर्तमानं महो द्रुहो अप विश्वायु धायि ॥

Dengan engkau sebagai sahabat yang dipasang pada kuk, wahai Indu, Indra dengan kekuatan menekan turun cakra Surya. Bergerak di atas puncak Yang Mahaluas, ia menyingkirkan dusta besar dan permusuhan daripada seluruh-hidup; agar penerangan yang lebih benar memerintah segenap wujud.

Mantra 3

अहन्निन्द्रो अदहदग्निरिन्दो पुरा दस्यून्मध्यंदिनादभीके । दुर्गे दुरोणे क्रत्वा न यातां पुरू सहस्रा शर्वा नि बर्हीत् ॥

Indra membunuh; Agni membakar, wahai Indu, para Dasyu zaman purba—bahkan sejak tengah hari, dalam pertempuran yang dekat. Di laluan yang sukar, di kediaman yang keras, mereka yang tidak bergerak menurut kratu (kehendak-sedar) ditumbangkan; beribu-ribu panah permusuhan dijatuhkan—agar jalan jiwa dibersihkan untuk pengembaraan yang benar.

Mantra 4

विश्वस्मात्सीमधमाँ इन्द्र दस्यून्विशो दासीरकृणोरप्रशस्ताः । अबाधेथाममृणतं नि शत्रूनविन्देथामपचितिं वधत्रैः ॥

Dari segala sisi, wahai Indra, engkau menekan turun para Dasyu, dan engkau menjadikan kaum-kaum sebagai dāsīr—perhambaan yang tidak memuji Kebenaran. Engkau dan kekuatanmu menghalau serta menghancurkan musuh-musuh di dalam; dengan alat-alat tindakan yang menentukan engkau memperoleh kembali apaciti—tatanan benar yang hilang dan kejernihan.

Mantra 5

एवा सत्यं मघवाना युवं तदिन्द्रश्च सोमोर्वमश्व्यं गोः । आदर्दृतमपिहितान्यश्ना रिरिचथुः क्षाश्चित्ततृदाना ॥

Demikianlah, sesungguhnya itulah Satya (Kebenaran), wahai dua tuan kelimpahan: Indra dan Soma—kamu berdua membentangkan lapangan luas Sang Lembu (pengetahuan bercahaya) serta gerakannya yang pantas. Kamu memecahkan yang mengeras dan menanggalkan segala penutup; bahkan halangan bumi pun kamu tembusi, melepaskan apa yang terkurung di dalamnya.

Frequently Asked Questions

The hymn primarily invokes Indra together with Soma (Indu). Soma is the empowering, inspiring force, and Indra is the heroic power that breaks obstacles and releases the waters.

On the mythic level it recalls Indra’s victory that frees the world’s waters. Symbolically it means restoring blocked life-currents—health, prosperity, and the flow of truth and knowledge—by removing constriction.

It fits naturally in Soma offerings, especially when seeking strength, victory, and the removal of obstacles. Reciting it with Soma libations (and ghee into Agni) aligns the rite with the archetype of opening sealed channels and widening abundance.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App