Rig Veda Sukta 166
Mandala 10Sukta 1665 Mantras

Sukta 166

Sukta 10.166

Rishi

Late/anonymous (Mandala 10; self-affirmation/competitive charm style).

Devata

Implicitly Indra-like force of victory; the addressed power is the victorious divine energy invoked for the speaker (no single devatā named in the verse).

Chandas

Anuṣṭubh-like cadence is possible in such charm verses; exact meter requires scan (Mandala 10 includes mixed meters).

Himne ringkas ini ialah jampi persaingan yang meneguhkan diri, memohon keunggulan atas para pesaing: agar menjadi “lembu jantan” di antara yang setara, pemukul musuh, serta pemegang kemakmuran dan martabat. Ia menggabungkan ungkapan kemenangan ala Indra dengan rayuan yang tajam kepada Vācaspati (Tuan Ucapan) supaya mengekang kata-kata lawan, dan berakhir dengan gambaran yang jelas tentang para pesaing yang dipaksa menjerit dari bawah, seperti katak yang timbul dari air.

Mantras

Mantra 1

ऋषभं मा समानानां सपत्नानां विषासहिम् । हन्तारं शत्रूणां कृधि विराजं गोपतिं गवाम् ॥

Jadikan aku banteng di antara yang setara denganku—yang menewaskan para sa-patna (pesaing); jadikan aku pemukul para musuh, bersinar dalam wibawa berdaulat, gopati (tuan-penjaga) bagi sinar-sinar (go/lembu), penguasa kelimpahan.

Mantra 2

अहमस्मि सपत्नहेन्द्र इवारिष्टो अक्षतः । अधः सपत्ना मे पदोरिमे सर्वे अभिष्ठिताः ॥

Aku ialah pembunuh para sa-patna (rival), seperti Indra—tidak terluka, tidak terpatahkan. Di bawah, di bawah kedua kakiku, semua rival ini dipijak dan ditahan teguh.

Mantra 3

अत्रैव वोऽपि नह्याम्युभे आर्त्नी इव ज्यया । वाचस्पते नि षेधेमान्यथा मदधरं वदान् ॥

Di sinilah juga aku mengikat kamu erat—seperti tali busur yang mengikat kedua hujungnya. Wahai Vācaspati, Tuhan Sabda, tahanlah mereka ini, supaya mereka berkata di bawahku, bukan lagi di atas kebenaranku.

Mantra 4

अभिभूरहमागमं विश्वकर्मेण धाम्ना । आ वश्चित्तमा वो व्रतमा वोऽहं समितिं ददे ॥

Sebagai penakluk aku telah datang, dengan daya Viśvakarman dan kemuliaan-Nya. Aku menggenggam fikiranmu; aku menggenggam vratamu (hukum-tata laku). Aku—ya, aku—menetapkan perhimpunanmu di bawah tertib perintahku.

Mantra 5

योगक्षेमं व आदायाहं भूयासमुत्तम आ वो मूर्धानमक्रमीम् । अधस्पदान्म उद्वदत मण्डूका इवोदकान्मण्डूका उदकादिव ॥

Dengan mengambil untuk diriku yoga-kṣema-mu—keuntunganmu dan keselamatanmu—semoga aku menjadi yang tertinggi. Aku telah melangkah ke atas kepalamu. Dari bawah tapak kakiku, jeritlah—seperti katak dari air, seperti katak yang bangkit dari air.

Frequently Asked Questions

It is a short hymn-charm asking for superiority over rivals—victory, authority, and protected prosperity—especially through control of speech and public standing.

Because the hymn treats speech as a decisive power in rivalry. Vācaspati is asked to restrain opponents’ words so the speaker’s truth and status remain above others.

It is a vivid metaphor of rivals forced to cry out from below, as frogs rise and croak from water—signaling the speaker’s achieved dominance and the opponents’ reduced position.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App