Saṃhāra-krama (The Sequence of Cosmic Dissolution) — Yājñavalkya’s Discourse
वदन्ति कारण चेदं सांख्या: सम्यग् द्विजातय: । विज्ञायेह गतीः सर्वा विरक्तो विषयेषु यः
vadanti kāraṇa cedaṃ sāṅkhyāḥ samyag dvijātayaḥ | vijñāyeha gatīḥ sarvā virakto viṣayeṣu yaḥ ||
Bhīṣma berkata: “Para penganut Sāṅkhya—golongan dwija yang memahami dengan tepat—menyatakan inilah prinsip sebab yang benar: di dunia ini, sesiapa yang telah menyingkap segala perjalanan makhluk dan menjadi tidak terpaut pada objek-objek indera, dialah sahaja yang mencapai pembebasan (mokṣa) setelah menanggalkan jasad. Hal ini, kata mereka, jelas dapat difahami; dengan cara lain pembebasan tidak mungkin dicapai. Maka mereka menamakan Sāṅkhya itu sendiri sebagai penglihatan yang menuntun kepada mokṣa.”
भीष्म उवाच
Liberation is said to follow from clear discernment of the various destinies/courses of beings and from detachment (vairāgya) toward sense-objects; the Sāṅkhyas present this discriminative knowledge and dispassion as the decisive means to mokṣa.
In the Śānti Parva’s instruction section, Bhīṣma is teaching about liberation and philosophical paths; here he reports the Sāṅkhya position that true knowledge and detachment are the essential cause leading to freedom after the body is relinquished.