पाण्डवेयस्त्वसम्भ्रान्तो वायव्यास्त्रेण वीर्यवान् । अपोवाह तदाभ्राणि राधेयस्य प्रपश्यत:
pāṇḍaveyas tv asambhrānto vāyavyāstreṇa vīryavān | apovāha tadābhrāṇi rādheyasya prapaśyataḥ ||
Sañjaya berkata: Putera Pāṇḍu itu tidak tergoncang; sang wira yang perkasa menggunakan senjata Angin (Vāyavya-astra) dengan daya kepahlawanan dan, di hadapan mata Rādheya sendiri, menyapu pergi awan-awan itu. Saat itu menegaskan keteguhan hati Arjuna di medan perang—menyambut pertunjukan ancaman lawan bukan dengan panik atau kekejaman, tetapi dengan kemahiran yang berdisiplin dan tujuan yang jernih.
संजय उवाच
Steadiness under pressure is a warrior’s ethical strength: Arjuna remains asambhrānta (unshaken) and responds proportionately and skillfully, neutralizing the opponent’s tactic without losing self-control.
Karna’s action has produced obstructing clouds; Arjuna counters by deploying the Vāyavya Astra, which drives the clouds away in Karna’s sight, restoring visibility and momentum in the battle.