Droṇa-parva Adhyāya 114 — Karṇa–Bhīmasena Missile Exchange, Disarmament, and Arjuna’s Intervention
तेन सम्भाविता नित्यं परवीर्योपजीविना
tena sambhāvitā nityaṃ paravīryopajīvinā
Sañjaya berkata: Mereka sentiasa dimuliakan dan disara olehnya—seorang yang hidup dengan bersandar pada keperkasaan orang lain—lalu terus berada dalam hubungan ketergantungan itu. Baris ini menyingkap ketergantungan yang sarat masalah etika: martabat dan rezeki yang diperoleh bukan melalui jasa sendiri, tetapi melalui keterikatan pada kekuatan pihak lain—pola yang sering didedahkan dan dihukum oleh perang.
संजय उवाच
The verse highlights the moral risk of living on borrowed power: honor and security gained through dependence on another’s strength can erode autonomy and dharmic integrity, especially in the pressures of war.
Sañjaya continues describing a relationship or situation in which someone is continually honored/maintained by another person characterized as ‘living by others’ valor,’ indicating patronage, dependence, and the social dynamics that shape conduct on the battlefield.