मूढाश्व॒ ते तमेवाजी विनदन्त: समाद्रवन्
mūḍhāśvā te tamevājī vinadantaḥ samādravan
Sañjaya berkata: Kuda-kuda itu, kebingungan dalam hiruk-pikuk pertempuran, meluru terus menuju kuda perang itu juga, meringkik nyaring—suatu gambaran kekacauan medan laga, ketika bahkan makhluk terlatih pun dihanyutkan oleh bunyi, ketakutan, dan momentum, bukan oleh pertimbangan yang jernih.
संजय उवाच
The verse highlights moha (confusion) amid violence: in war, even disciplined beings can lose clarity and be driven by panic and noise, suggesting the ethical cost of battle extends beyond human combatants.
Sañjaya describes a battlefield moment where horses, disoriented, surge toward a particular war-horse while neighing loudly, conveying the press and disorder of the fighting.