Daśame’hani Bhīṣma-yuddham — Śikhaṇḍī-rakṣaṇa, Arjuna-prabhāva, Duryodhana-āśraya-vākyam
शोणिताक्तां गदां बिभ्रन्मेदोमज्जाकृतच्छवि: । कृताभ्यड्र: शोणितेन रुद्रवत् प्रत्यदृश्यत,खूनसे रँगी हुई गदा लेकर मेदा और मज्जाके लेपसे अपनी शोभा बिगाड़कर रक्तका उबटन लगाये हुए भीमसेन भगवान् रुद्रके समान दिखायी दे रहे थे
śoṇitāktāṃ gadāṃ bibhran medomajjākṛtacchaviḥ | kṛtābhyadraḥ śoṇitena rudravat pratyadṛśyata ||
Sañjaya berkata: Dengan memegang gada yang bersalut darah, rupanya tercemar oleh lapisan lemak dan sumsum hingga hilang seri, dan seluruh tubuhnya seakan disapukan darah, Bhīmasena tampak seperti Rudra sendiri—mengerikan dan menggetarkan di tengah medan perang. Bait ini menegaskan beban etika perang: bahkan perjuangan yang benar pun dapat menjelma melalui keganasan, dan dharma kesatria (kṣātra-dharma) kadang tampak ngeri pada zahirnya, meski digerakkan oleh kewajiban dan tekad.
संजय उवाच