
Adhyāya ini memaparkan secara ringkas kemuliaan liṅga bernama Hāṭakeśvara di medan suci Prabhāsa, serta menyebutkan bahwa di sisi timurnya terdapat tempat suci bernama Naleśvara. Īśvara menuturkan kepada Devī petunjuk arah beserta ukuran jarak tertentu, agar peziarah dapat mengenali dan menemukan lokasi śrī-kṣetra tersebut. Dinyatakan bahwa Naleśvara didirikan oleh Raja Nala bersama Damayantī, sehingga kewibawaan tempat itu diteguhkan oleh teladan pasangan raja yang mulia dan pengakuan mereka atas keunggulan kṣetra. Pada bagian phalaśruti disebutkan: manusia yang melihat dan memuja liṅga itu menurut tata cara yang benar akan terbebas dari penderitaan “kali” (cela zaman) dan juga dianugerahi kemenangan dalam permainan dadu/judi (dyūta), sebagai buah duniawi yang khas dari bhakti di sana.
Verse 1
ईश्वर उवाच । ततो गच्छेन्महादेवि लिंगं वै हाटकेश्वरम् । जरद्गवात्पूर्वभागे धनुषां षष्टिभिस्त्रिभिः
Īśvara bersabda: “Kemudian, wahai Mahādevī, hendaklah engkau pergi ke liṅga bernama Hāṭakeśvara, yang terletak di sebelah timur Jaradgava pada jarak enam puluh tiga dhanuṣ.”
Verse 2
नाम्ना नलेश्वरं देवि स्थापितं तु नलेन वै । दमयन्तीयुतेनैव ज्ञात्वा क्षेत्रं तदुत्तमम्
Wahai Dewi, namanya adalah Naleśvara; sesungguhnya ia didirikan oleh Raja Nala sendiri bersama Damayantī, setelah mengetahui tempat itu sebagai kṣetra yang paling suci.
Verse 3
तं दृष्ट्वा मानवो देवि पूजयित्वा विधानतः कलिभिर्मुच्यते जंतुर्द्यूते च विजयी भवेत्
Wahai Dewi, siapa pun yang memandang-Nya lalu memuja menurut tata-ritus yang benar, terbebas dari derita Kali; bahkan dalam perjudian pun ia menjadi menang.
Verse 345
इति श्रीस्कांदे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखंडे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये नलेश्वरमाहात्म्यवर्णनंनाम पञ्चचत्वारिंशदुत्तरत्रिशततमोऽध्यायः
Demikianlah berakhir, dalam Skanda Mahāpurāṇa yang mulia—di dalam Saṃhitā berisi delapan puluh satu ribu śloka—bab ke-345, berjudul “Uraian Keagungan Naleśvara,” pada Prabhāsa Khaṇḍa, dalam Prabhāsa-kṣetra-māhātmya.