
Bab ini menampilkan wejangan teologis Īśvara yang menunjuk sebuah tīrtha suci di sebelah utara suatu tempat tinggi, kira-kira tiga yojana jauhnya. Di sana disebut Taptakuṇḍa, sumber air taptodaka yang berdaya panas, serta kemuliaan dewa Talāsvāmin. Diingatkan pula kisah lampau: setelah pertarungan panjang, Talāsvāmin—pemimpin di antara para daitya—ditewaskan oleh Viṣṇu. Kenangan itu kemudian menjadi tuntunan ziarah: peziarah hendaknya mandi di Taptakuṇḍa, memuja Talāsvāmin dengan tata cara yang benar, serta melakukan piṇḍa-pradāna bagi leluhur. Buahnya disebut berlipat, setara dengan pahala “koṭi-yātrā”; dengan demikian penunjuk lokasi, legitimasi mitis, dan prosedur ritual dipadukan menjadi satu unit tīrtha yang jelas.
Verse 1
ईश्वर उवाच । तस्मात्तदुन्नतस्थानादुत्तरे योजनत्रयात् । तत्र तप्तोदकस्वामी तलो यत्र हतः पुरा
Īśvara bersabda: Dari tempat suci yang tinggi itu, tiga yojana ke arah utara, terdapat tīrtha tempat Sang Penguasa Air Panas dipuja—di sanalah dahulu kala Talu dibinasakan.
Verse 2
दैत्यानामधिपो देवि विष्णुना प्रभविष्णुना । कृत्वा वर्षशतं युद्धं तलस्वामी ततोऽभवत्
Wahai Dewi, setelah berperang selama seratus tahun melawan Viṣṇu—Viṣṇu yang perkasa dan mahakuasa—penguasa para Daitya itu kemudian dikenal sebagai Talasvāmi.
Verse 3
तप्तकुण्डे नरः स्नात्वा तलस्वामिनमर्चयेत् । हृत्वा पिंडप्रदानं तु कोटियात्राफलं लभेत्
Sesudah mandi suci di Taptakuṇḍa, hendaklah seseorang memuja Talasvāmi; dan setelah mempersembahkan piṇḍa bagi para leluhur, ia memperoleh pahala setara dengan satu krore ziarah suci.
Verse 330
इति श्रीस्कांदे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखंडे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये तलस्वामिमाहात्म्यवर्णनंनाम त्रिंशदुत्तरत्रिश ततमोऽध्यायः
Demikianlah berakhir, dalam Śrī Skanda Mahāpurāṇa yang suci, pada Saṃhitā berisi delapan puluh satu ribu bait, di bagian ketujuh—Prabhāsa-khaṇḍa—dalam Prabhāsakṣetra-māhātmya yang pertama, bab bernama “Uraian Keagungan Talasvāmi”, yakni Bab 330.