
Bab ini memuat tuntunan teologis-ritual singkat yang disampaikan oleh Īśvara. Saṅgameśvara dinyatakan sebagai tirtha Śaiva yang melenyapkan dosa, berada di sektor barat-laut (vāyavya), serta dikenal sebagai tempat pertemuan para ṛṣi; dengan demikian kewibawaan dan kesuciannya diteguhkan. Di dekatnya, pada sektor timur, disebut sebuah kolam suci bernama Kuṇḍikā yang bersifat pāpa-nāśinī (penghapus dosa). Di sana Sarasvatī digambarkan hadir bersama daya api vaḍavānala, sebagai tanda mitis-hidrologis yang menambah kemuliaan tempat itu. Tata laku yang dianjurkan berurutan: mandi suci di Kuṇḍikā, lalu memuja Saṅgameśvara. Buahnya: keberuntungan jangka panjang—tidak terpisah dari kemakmuran dan keturunan tercinta dalam banyak kelahiran—serta lenyapnya dosa dari lahir hingga ajal.
Verse 1
ईश्वर उवाच । तस्माद्वायव्यदिग्भागे स्थितं पापप्रणाशनम् । संगमेश्वरनामाढ्यमृषयो यत्र संगताः
Īśvara bersabda: Dari tempat itu, di arah barat laut, terdapat suatu tirtha yang memusnahkan dosa, termasyhur dengan nama Saṃgameśvara, tempat para ṛṣi berhimpun.
Verse 2
तस्यैव पूर्वदिग्भागे कुण्डिका पापनाशिनी । वडवानलसंयुक्ता यत्रायाता सरस्वती
Di sebelah timur tempat itu terdapat Kuṇḍikā, tirtha air suci yang melenyapkan dosa. Ia dikaitkan dengan Vaḍavānala; di sinilah Dewi Sarasvatī dikisahkan pernah tiba.
Verse 3
कुंडिकायां नरः स्नात्वा संगमेश्वरमर्चयेत् । तस्य जन्मसहस्राणि लक्ष्म्याः पुत्रै प्रियैः सह । असंगमं महादेवि न कदाचित्प्रजायते
Sesudah mandi suci di Kuṇḍikā, hendaknya seseorang memuja Saṃgameśvara. Baginya, selama seribu kelahiran, kemakmuran bersemayam bersama putra-putra terkasih oleh anugerah Lakṣmī; dan, wahai Mahādevī, perpisahan dari pergaulan yang baik tak pernah terjadi.
Verse 4
मुच्यते पातकैः सर्वैराजन्म मरणांतिकैः
Ia terbebas dari segala dosa yang terkumpul sejak lahir hingga akhir kematian.
Verse 328
इति श्रीस्कांदे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखण्डे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये संगमेश्वरमाहात्म्यवर्णनं नामाष्टाविंशत्युत्तरत्रिशततमोऽध्यायः
Demikian berakhir Bab 328, berjudul “Uraian Keagungan Saṃgameśvara”, dalam Prabhāsa Khaṇḍa (Kitab Ketujuh) dari Śrī Skanda Mahāpurāṇa, pada bagian Prabhāsakṣetra Māhātmya (bagian pertama) dalam saṃhitā berisi delapan puluh satu ribu śloka.