
Bab ini merupakan keterangan teologis singkat: Īśvara menunjuk sebuah tempat suci Bhadrakālī yang berada di sebelah utara lokasi bernama “Kaubera-sañjñaka” (yang terkait dengan Kubera). Bhadrakālī dipuji sebagai pemberi anugerah tujuan yang diinginkan (vāñchitārtha-pradāyinī) dan dihubungkan langsung dengan kisah terganggunya yajña Dakṣa, hadir bersama Vīrabhadra serta menjadi pelaksana penghancuran kurban Dakṣa. Selanjutnya diberikan petunjuk waktu: pemujaan Dewi pada tithi tṛtīyā di bulan Caitra dianjurkan. Disebut pula buah kebajikan (phala) dari penghormatan luas kepada perwujudan Cāmuṇḍā—bhakta memperoleh keberuntungan (saubhāgya), kemenangan (vijaya), dan kehadiran Lakṣmī (kemakmuran). Dengan demikian, bab ini mengikat otoritas kisah suci pada penanda tempat dan tanggal tertentu sebagai pedoman ibadah praktis.
Verse 1
ईश्वर उवाच । तस्मादुत्तरभागे तु स्थानात्कौबेरसंज्ञकात् । भद्रकाली महादेवि वांछितार्थप्रदायिनी
Īśvara bersabda: Di bagian utara dari tempat yang dikenal sebagai Kaubera bersemayam Bhadrakālī, Mahādevī, yang menganugerahkan tujuan yang diidamkan.
Verse 2
दक्षयज्ञस्य विध्वंसे वीरभद्रसमन्विता । भद्रकाली महादेवी दक्षयज्ञविनाशिनी
Pada saat kehancuran yajña Dakṣa, bersama Vīrabhadra, Bhadrakālī Mahādevī tampil sebagai pemusnah yajña Dakṣa.
Verse 3
चैत्रे मासि तृतीयायां देवीं तां यस्तु पूजयेत् । नवकोट्यस्तु चामुण्डा भविष्यंति सुपूजिताः । सौभाग्यं विजयं चैव तस्य लक्ष्मीर्भविष्यति
Barang siapa memuja Dewi itu pada tithi ketiga di bulan Caitra, maka melalui perbuatan itu sembilan koṭi Cāmuṇḍā menjadi terpuji dan tersanjung pemujaannya. Baginya ada keberuntungan, kemenangan, dan Lakṣmī (kemakmuran) bersemayam.
Verse 291
इति श्रीस्कान्दे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखण्डे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये न्यंकुमतीमाहात्म्ये भद्रकालीमाहात्म्यवर्णनंनामैकनवत्युत्तरद्विशततमोऽध्यायः
Demikian berakhir bab ke-291, bernama “Uraian Keagungan Bhadrakālī,” dalam Prabhāsa Khaṇḍa dari Śrī Skanda Mahāpurāṇa, pada Ekāśītisāhasrī Saṃhitā—di dalam Prabhāsakṣetra Māhātmya, pada Nyaṅkumatī Māhātmya.