
Adhyaya ini memuat uraian singkat kemuliaan tempat suci Devarājeśvara, disampaikan oleh Īśvara kepada Devī. Dinyatakan bahwa Devarājeśvara berada di sebelah barat Gautameśvara, tidak jauh, berjarak enam belas dhanu. Dijelaskan pula rangkaian sebab-akibat: bila sebuah liṅga ditegakkan (sthāpanā), sang pendiri dilepaskan dari pāpa. Lalu diberikan tuntunan bagi para pemuja: siapa pun yang menyembah liṅga itu dengan batin tenang dan terpusat (samāhita-manas) akan memperoleh pembebasan dari dosa-dosa yang timbul karena kelahiran sebagai manusia. Pada penutup (kolofon) disebutkan bahwa ini bagian dari Skanda Mahāpurāṇa, himpunan 81.000 śloka, dalam Prabhāsa Khaṇḍa, bagian Prabhāsakṣetramāhātmya, yakni adhyaya ke-217 berjudul Devarājeśvara-māhātmya.
Verse 1
ईश्वर उवाच । गौतमेश्वरतो देवि पश्चिमे नातिदूरतः । धनुःषोडशभिर्देवि देवराजेश्वरः स्थितः
Īśvara bersabda: “Wahai Devī, tidak jauh di sebelah barat Gautameśvara—pada jarak enam belas panjang busur—berdiri tempat suci Devarājeśvara.”
Verse 2
लिंगं स स्थापयामास ततः पापैर्व्यमुच्यत । यस्तं समाहितमनाः पूजयिष्यति मानवः । स च मानवसंभूतात्पातकात्संप्रमोक्ष्यति
Ia menegakkan liṅga itu, dan dengan demikian terbebas dari dosa. Siapa pun yang memuja (liṅga) itu dengan batin terpusat, ia pun akan sepenuhnya dilepaskan dari dosa-dosa yang timbul dari perbuatan manusiawi.
Verse 217
इति श्रीस्कांदे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखण्डे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्ये देवराजेश्वरमाहात्म्यवर्णनंनाम सप्तदशोत्तरद्विशततमोऽध्यायः
Demikian berakhir, dalam Śrī Skanda Mahāpurāṇa—dalam himpunan delapan puluh satu ribu śloka—pada Prabhāsa-khaṇḍa yang ketujuh, dalam bagian pertama Prabhāsakṣetra-māhātmya, bab berjudul “Penuturan Kemuliaan Devarājeśvara,” yakni Bab 217.