Adhyaya 164
Prabhasa KhandaPrabhasa Kshetra MahatmyaAdhyaya 164

Adhyaya 164

Īśvara menasihati Devī agar berjalan ke arah timur menuju tempat suci bernama Aśvineśvara, yang disebut berada “dalam batas lima busur.” Tempat ini dipuji sebagai pemadam tumpukan dosa besar dan sebagai pemberi segala keinginan bila dipuja. Ditekankan pula sisi penyembuhan: darśana atas liṅga ini dikatakan menenteramkan segala penyakit, menjadi laksana obat agung bagi mereka yang menderita sakit. Disebutkan bahwa darśana pada tithi Dwitiya di bulan Māgha sulit diperoleh, sehingga hari itu bernilai sangat langka dan utama. Di sana ada sepasang liṅga yang didirikan oleh putra Surya; karena itu, seorang yang berdisiplin dan mengekang diri hendaknya melakukan darśana pada hari Dwitiya tersebut dengan bhakti, menyatukan ketepatan waktu suci dan pengendalian diri dalam ziarahnya.

Shlokas

Verse 1

ईश्वर उवाच । ततो गच्छेन्महादेवि तस्मात्पूर्वेण संस्थितम् । महापापौघशमनं पूजितं सर्वकामदम्

Īśvara bersabda: Kemudian, wahai Mahādevī, pergilah ke yang berada di sebelah timur dari tempat itu—dipuja para bhakta, ia meredakan banjir dosa besar dan menganugerahkan segala keinginan.

Verse 2

अश्विनेश्वरनामानं धनुषां पंचके स्थितम् । सर्वरोगप्रशमनं दृष्टं सर्वार्थसाधकम्

Namanya Aśvineśvara, terletak pada jarak lima dhanuṣ (ukuran busur). Melihatnya saja menenteramkan segala penyakit dan menyempurnakan setiap tujuan.

Verse 3

ये केचिद्रोगिणो लोके तेषां तद्भेषजं महत् । माघमासे द्वितीयायां दर्शनं तस्य दुर्लभम्

Bagi siapa pun yang sakit di dunia, ia adalah obat yang agung. Namun, memperoleh darśana-nya pada tithi kedua di bulan Māgha sungguh jarang didapat.

Verse 4

तस्मात्पश्येच्च तद्भक्त्या यदि श्रेयोऽभिकांक्षितम् । महापापौघशमनं पूजितं सर्वकामदम्

Karena itu, bila seseorang mendambakan kesejahteraan sejati, hendaklah ia memandangnya dengan bhakti. Setelah dipuja, ia meredakan derasnya dosa besar dan menganugerahkan segala anugerah yang diinginkan.

Verse 5

इति लिङ्गद्वयं देवि सूर्यपुत्रप्रतिष्ठितम् । तस्मिन्नेव दिने पश्येत्संयतात्मा नरोत्तमः

Wahai Dewi, demikianlah sepasang liṅga ini ditegakkan oleh putra Sang Surya. Pada hari itu juga, insan utama yang mengekang diri hendaknya pergi dan memandangnya.

Verse 164

इति श्रीस्कांदे महापुराण एकाशीतिसाहस्र्यां संहितायां सप्तमे प्रभासखण्डे प्रथमे प्रभासक्षेत्रमाहात्म्येऽश्विनेश्वरमाहात्म्यवर्णनंनाम चतुःषष्ट्युत्तरशततमोऽध्यायः

Demikianlah, dalam Śrī Skanda Mahāpurāṇa yang suci—di dalam Saṃhitā berisi delapan puluh satu ribu śloka—pada Prabhāsa Khaṇḍa yang ketujuh, bagian pertama Prabhāsakṣetra Māhātmya, berakhirlah bab berjudul “Uraian Kemuliaan Aśvineśvara,” yakni Bab 164.