
Agni as the invited sacrificial guest who manifests among men with the gods and removes obstacles to the rite
Agni
Invocatory and bright—welcoming yet forceful moving from invitation to triumphant efficacy
R̥ṣi attribution is not determinable from the provided dashati excerpt alone; identification requires mapping each sāman-verse to its underlying Ṛgvedic ṛk and its traditional r̥ṣi assignment.
Agni sebagai tamu suci yajña yang diundang hadir di tengah perhimpunan manusia bersama para dewa, menjadi pembawa persembahan, menghancurkan rintangan serta melindungi upacara; melalui pujian dan pemujaan yang khidmat, ia meneguhkan keberhasilan ritus dan menganugerahkan kekayaan, kemakmuran, serta hasil yang mujur
Mantra 2
देवेभिर्मानुषे जने
Wahai para dewa, (hadirlah) di tengah manusia, di dalam sidang (para pemuja).
Mantra 3
अग्निं दूतं वृणीमहे होतारं विश्ववेदसम् अस्य यज्ञस्य सुक्रतुम्
Kami memilih Agni sebagai utusan, Hotṛ, sang Mahatahu semesta; pelaksana bijaksana dan tertata dari yajña ini.
Mantra 4
अग्निर्वृत्राणि जङ्घनद्द्रविणस्युर्विपन्यया समिद्धः शुक्र आहुतः
Agni, yang mendambakan (menganugerahkan) draviṇa (kekayaan), telah menumbangkan Vṛtra; tersulut oleh pujian, cemerlang, dan dipuaskan oleh āhuti (persembahan).
Mantra 5
प्रेष्ठं वो अतिथिं स्तुषे मित्रमिव प्रियम् अग्ने रथं न वेद्यम्
Aku memuji Agni, tamu kalian yang paling terkasih, manis laksana sahabat; dicari seperti kereta, layak didekati di altar persembahan.
Mantra 6
त्वं नो अग्ने महोभिः पाहि विश्वस्या अरातेः उत द्विषो मर्त्यस्य
Engkau, wahai Agni, dengan daya-daya-Mu yang agung, lindungilah kami dari segala mara-bahaya; juga dari kebencian insan fana.
Mantra 7
एह्यू षु ब्रवाणि ते ऽग्न इत्थेतरा गिरः एभिर्वर्धास इन्दुभिः
Datanglah sungguh; kepadamu, wahai Agni, kuucapkan nyanyian-nyanyian ini dan yang lain, sebagaimana mestinya; oleh puji-pujian ini, dan oleh tetes-tetes Soma, semoga engkau bertambah jaya.
Mantra 9
त्वामग्ने पुष्करादध्यथर्वा निरमन्थत मूर्ध्नो विश्वस्य वाघतः
Engkau, wahai Agni—Atharvan mengaduk dan menampakkan-Mu dari teratai (perairan), dari puncak semesta; (Engkau) yang Vāghat, sang pemberi persembahan bagi semua, mula-mula melahirkan untuk yajña.
Mantra 10
अग्ने विवस्वदा भरास्मभ्यमूतये महे देवो ह्यसि नो दृशे
Wahai Agni, dengan sinar Vivasvat, bawalah kepada kami pertolongan bagi upacara agung kami; sebab Engkau adalah dewa, tampak bagi pandangan kami.
It presents Agni as the invited sacrificial guest who becomes present in the human assembly together with the gods, protects the rite by crushing obstacles, and brings prosperity through successful offerings.
It highlights Agni’s mediating role: he stands at the junction of divine and human, making the sacrifice a shared space where gods are approached through the humanly organized ritual gathering.
In Sāyaṇa’s ritual reading, “Vṛtras” are obstructive forces that hinder the sacrifice and its fruit; Agni ‘crushes’ these impediments so the offering and its benefits can proceed without blockage.