Rig Veda Sukta 99
Mandala 9Sukta 998 Mantras

Sukta 99

Sukta 9.99

Devata

Soma Pavamāna

Himne Soma Pavamāna ini memuliakan Soma tepat dalam tindakan pemurniannya—diperas, mengalir, disaring melalui bulu domba, dan disiapkan sebagai tegukan yang membangkitkan bagi Indra. Para penyair menggambarkan ritus itu sebagai proses kosmis: minuman yang berkilau diselubungi cahaya, diarahkan laksana utusan, dan didudukkan dalam mangkuk-mangkuk persembahan untuk meneguhkan kemenangan, ilham, dan kekuatan yang tertata selaras dengan tatanan yang benar.

Mantras

Mantra 1

आ हर्यताय धृष्णवे धनुस्तन्वन्ति पौंस्यम् । शुक्रां वयन्त्यसुराय निर्णिजं विपामग्रे महीयुवः ॥

Bagi yang terkasih dan berani itu mereka merentangkan busur daya kejantanan; bagi kekuatan yang bertuan (asura) mereka menenun pakaian berkilau—di barisan depan ujaran ilham—mereka yang membesarkannya.

Mantra 2

अध क्षपा परिष्कृतो वाजाँ अभि प्र गाहते । यदी विवस्वतो धियो हरिं हिन्वन्ति यातवे ॥

Kemudian, setelah dimurnikan sepanjang malam-malam, ia menerjang maju menuju kelimpahan daya; ketika pikiran Vivasvat mendorong yang kuning-keemasan (hari) untuk melanjutkan perjalanannya.

Mantra 3

तमस्य मर्जयामसि मदो य इन्द्रपातमः । यं गाव आसभिर्दधुः पुरा नूनं च सूरयः ॥

Dia kami bersihkan—kegirangan suci (mada) yang paling layak diminum Indra; yang telah ditempatkan oleh Sinar-sinar (Rays) di dalam mulut mereka, dahulu dan juga sekarang, wahai para bijak bercahaya.

Mantra 4

तं गाथया पुराण्या पुनानमभ्यनूषत । उतो कृपन्त धीतयो देवानां नाम बिभ्रतीः ॥

Dia, yang sedang dimurnikan, mereka nyanyikan dengan kidung purba; dan ilham-ilham pun membentuk diri, mengemban Nama-nama para dewa.

Mantra 5

तमुक्षमाणमव्यये वारे पुनन्ति धर्णसिम् । दूतं न पूर्वचित्तय आ शासते मनीषिणः ॥

Dia—Soma yang sedang mengalir deras—dimurnikan oleh para bijak dalam saringan bulu yang tak-binasa; sang pemikul teguh (ritus) itu mereka tugaskan dan arahkan—laksana utusan—menuju ingatan purba (kesadaran asal).

Mantra 6

स पुनानो मदिन्तमः सोमश्चमूषु सीदति । पशौ न रेत आदधत्पतिर्वचस्यते धियः ॥

Soma itu, ketika dimurnikan dan paling memabukkan dalam kenikmatan, bersemayam ke dalam mangkuk-mangkuk; bagaikan benih yang ditaruh pada makhluk hidup, ia ditempatkan di dalam—tuan sabda, ia menjadikan pikiran subur untuk diucapkan.

Mantra 7

स मृज्यते सुकर्मभिर्देवो देवेभ्यः सुतः । विदे यदासु संददिर्महीरपो वि गाहते ॥

Ia dibersihkan oleh kerja-kerja yang benar: sang dewa yang diperas bagi para dewa; dan ketika ia hendak dikenali, ia menyatukan diri di dalam air-air ini dan menyelam jauh ke dalam arus-arus yang maha luas.

Mantra 8

सुत इन्दो पवित्र आ नृभिर्यतो वि नीयसे । इन्द्राय मत्सरिन्तमश्चमूष्वा नि षीदसि ॥

Wahai Indu yang telah diperas, ke dalam penyaring (pavitra) engkau digiring oleh daya-daya manusia; paling membangkitkan kemabukan suci, engkau pun duduk tenang di dalam cawan-cawan bagi Indra, agar daya penguasaan bercahaya itu meminum.

Frequently Asked Questions

It praises Soma while he is being purified—pressed, strained through the filter, made radiant, and prepared as the sacred drink offered especially to Indra.

In the Soma ritual the juice is strained through a woolen filter (vāra/pavitra). The hymn treats this as both a physical purification and a symbol of refining consciousness and speech.

The poets describe purified Soma as carrying the sacrificer’s intention to the gods—directed by the wise like a messenger—so the offering reaches its divine goal and awakens ancient, foundational awareness.

Ask anything about Sukta 99 of the Rig Veda

Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.

Not sure where to start?

A free Google sign-in keeps your chat saved across web and the app.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App