
Sukta 7.46
Vasiṣṭha
Rudra
Triṣṭubh
Himne Triṣṭubh yang singkat karya Vasiṣṭha ini ditujukan kepada Rudra sebagai pemanah perkasa, yang daya cepat dan tajamnya dapat melukai sekaligus menyembuhkan. Sang penyair memohon agar kekuatan laksana kilat dan murka Rudra dialihkan menjauh, sambil menyeru “seribu obat” miliknya untuk perlindungan keluarga, keturunan, dan kelangsungan hidup yang panjang. Tujuan sukta ini adalah penenteraman (śamana) dan kesejahteraan/berkah (svasti) melalui pujian yang penuh hormat serta permohonan langsung akan belas kasih.
Mantra 1
इमा रुद्राय स्थिरधन्वने गिरः क्षिप्रेषवे देवाय स्वधाव्ने । अषाळ्हाय सहमानाय वेधसे तिग्मायुधाय भरता शृणोतु नः ॥
Kata-kata ini kami bawa kepada Rudra, pemilik busur yang teguh, dewa berpanah cepat yang bergerak oleh kuasanya sendiri. Kepada yang tak terkalahkan, yang tabah, sang penata bijak, yang bersenjata tajam—bawalah (doa kami); semoga ia mendengar kami.
Mantra 2
स हि क्षयेण क्षम्यस्य जन्मनः साम्राज्येन दिव्यस्य चेतति । अवन्नवन्तीरुप नो दुरश्चरानमीवो रुद्र जासु नो भव ॥
Sebab Ia mengetahui—melalui kediaman yang mantap dari kelahiran di bumi—dan melalui kedaulatan penguasaan yang ilahi. Datanglah mendekat kepada kami dengan pertolongan yang melindungi; berkelilinglah di sekitar pintu-pintu kami. Wahai Rudra, jadilah bagi kami tanpa mencelakakan; jadilah perlindungan kami dengan segera.
Mantra 3
या ते दिद्युदवसृष्टा दिवस्परि क्ष्मया चरति परि सा वृणक्तु नः । सहस्रं ते स्वपिवात भेषजा मा नस्तोकेषु तनयेषु रीरिषः ॥
Kilatmu itu—yang dilepaskan dari langit—yang bergerak mengitari bumi: biarlah ia berpaling menjauh dari kami. Seribu banyaknya obatmu yang berhembus lembut; janganlah engkau mencelakai kami pada anak-anak kami dan pada keturunan kami.
Mantra 4
मा नो वधी रुद्र मा परा दा मा ते भूम प्रसितौ हीळितस्य । आ नो भज बर्हिषि जीवशंसे यूयं पात स्वस्तिभिः सदा नः ॥
Janganlah membunuh kami, wahai Rudra; janganlah mengusir kami jauh. Janganlah kami jatuh ke dalam sergapan murkamu. Anugerahkanlah kepada kami di atas barhis (hamparan suci) karunia hidup yang berharap dan bertumbuh; dan semoga engkau, wahai para kuasa, senantiasa menjaga kami dengan kesejahteraan.
It praises Rudra’s immense power and asks him to turn away harm—especially lightning-like danger and wrath—while granting healing, protection, and well-being for the family and descendants.
In the Veda, Rudra governs sudden affliction (like storm and disease) but also its remedy. The hymn acknowledges his sharp weapons and then appeals to his ‘thousand medicines’ to protect and restore life.
It is traditionally suited for a calming/protective recitation during fire worship or when fearing storms, illness, or misfortune—ending with a humble plea for mercy and ongoing svasti (well-being).
Answers come straight from the texts, with the shlokas they draw on. Ask in your own words.
A free Google sign-in keeps your chat saved across web and the app.
Read Rig Veda in the Vedapath app
Scan the QR code to open this directly in the app, with word-by-word meanings, Sanskrit recitation where available, and more.