Rig Veda Sukta 101
Mandala 7Sukta 1016 Mantras

Sukta 101

Sukta 7.101

Rishi

Vasiṣṭha (Vasiṣṭha-gotra; traditional attribution for RV 7)

Devata

Parjanya (Rain/Thundering Power) conceived also as vṛṣabha (the Bull of fertilizing force)

Chandas

Triṣṭubh

Kidung ini kepada Parjanya memuji Kuasa Hujan yang menggelegar sebagai vṛṣabha (Sang Banteng), yang daya pembawa benihnya membangkitkan tumbuh-tumbuhan, memenuhi dunia dengan kemanisan, dan menegakkan kesuburan. Vasiṣṭha membingkai hujan sebagai pembagian kosmis atas air dan sari-sari kehidupan—bertiga dalam gerak dan wujud—dan berpuncak pada doa agar Ṛta (kebenaran–tatanan) dan svasti (kesejahteraan selaras) melindungi pemuja demi umur panjang.

Mantras

Mantra 1

तिस्रो वाचः प्र वद ज्योतिरग्रा या एतद्दुह्रे मधुदोघमूधः । स वत्सं कृण्वन्गर्भमोषधीनां सद्यो जातो वृषभो रोरवीति ॥

Ucapkanlah Sabda yang tiga-lapis, yang di hadapannya adalah Cahaya; dari sana mereka memerah ambing yang meneteskan madu. Ia, Sang Banteng, baru lahir, seketika menjadikan anak lembu—embrio tumbuh-tumbuhan—dan ia menguak.

Mantra 2

यो वर्धन ओषधीनां यो अपां यो विश्वस्य जगतो देव ईशे । स त्रिधातु शरणं शर्म यंसत्त्रिवर्तु ज्योतिः स्वभिष्ट्यस्मे ॥

Dia yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, yang menguasai perairan, yang sebagai dewa memerintah seluruh yang bergerak—semoga ia menganugerahkan kepada kami perlindungan dan kebahagiaan yang bertumpu tiga; semoga ia menegakkan dalam diri kami Cahaya yang berputar dalam tiga gerak, pencapaian yang baik.

Mantra 3

स्तरीरु त्वद्भवति सूत उ त्वद्यथावशं तन्वं चक्र एषः । पितुः पयः प्रति गृभ्णाति माता तेन पिता वर्धते तेन पुत्रः ॥

Yang terhampar luas menjadi dari-Mu; dari-Mu pula kelahiran dilepaskan; menurut kehendak-Mu, yang ini membentuk tubuh. Sang Ibu menerima susu Sang Bapa; olehnya Sang Bapa bertumbuh, olehnya Sang Putra bertumbuh.

Mantra 4

यस्मिन्विश्वानि भुवनानि तस्थुस्तिस्रो द्यावस्त्रेधा सस्रुरापः । त्रयः कोशास उपसेचनासो मध्वः श्चोतन्त्यभितो विरप्शम् ॥

Padanya semua alam ditegakkan; tiga langit, dan air mengalir dalam tiga jalur. Tiga bejana untuk menuang dari dekat meneteskan kemanisan madu dari segala sisi ke atas yang berwujud luas.

Mantra 5

इदं वचः पर्जन्याय स्वराजे हृदो अस्त्वन्तरं तज्जुजोषत् । मयोभुवो वृष्टयः सन्त्वस्मे सुपिप्पला ओषधीर्देवगोपाः ॥

Sabda ini bagi Parjanya, sang raja-diri (svārāj): biarlah ia berada di dalam hati; semoga ia menerimanya. Semoga hujan-hujan pembawa sukacita menjadi milik kami; semoga tumbuh-tumbuhan berbuah lebat, dijaga para dewa.

Mantra 6

स रेतोधा वृषभः शश्वतीनां तस्मिन्नात्मा जगतस्तस्थुषश्च । तन्म ऋतं पातु शतशारदाय यूयं पात स्वस्तिभिः सदा नः ॥

Dialah pemegang benih, Sang Banteng dari keabadian-keabadian; di dalamnya ada ātman dari segala yang bergerak dan yang tegak. Semoga Ṛta itu melindungiku selama seratus musim gugur; dan semoga kalian melindungi kami senantiasa dengan kesejahteraan (svasti).

Frequently Asked Questions

Parjanya is the Vedic power of thunder and rain. Here he is praised as a bull whose seed-bearing force makes plants grow and brings sweetness and nourishment to the world.

The sukta uses “threefold” language to show ordered distribution—speech, heavens, and waters moving in structured channels. It suggests rain is not random, but follows Ṛta, a cosmic rule of harmony.

It is recited to seek timely rain, fertility, and prosperity, and to restore balance when conditions feel dry or disordered. The closing prayer asks for long life and continual well-being (svasti) under Ṛta.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App