Rig Veda Sukta 12
Mandala 6Sukta 126 Mantras

Sukta 12

Sukta 6.12

Rishi

Bharadvāja

Devata

Agni

Chandas

Triṣṭubh

Himne Triṣṭubh yang singkat karya Bharadvāja ini memuji Agni sebagai Hotṛ yang bersifat rajawi, duduk di atas barhis pada altar rumah, dengan nyala apinya yang menjangkau jauh menyebar laksana matahari. Himne ini memohon Agni Jātavedas agar maju bersama semangat pemujaan para penyembah, mematangkan dan menyempurnakan yajña, menuntun mereka menuju kelimpahan, serta menyingkirkan jalan-jalan yang merugikan, agar komunitas dapat berkembang sepanjang usia penuh dengan keturunan yang gagah berani.

Mantras

Mantra 1

मध्ये होता दुरोणे बर्हिषो राळग्निस्तोदस्य रोदसी यजध्यै । अयं स सूनुः सहस ऋतावा दूरात्सूर्यो न शोचिषा ततान ॥

Di tengah-tengah, Hotṛ di rumah, bagai raja di atas barhis (hamparan suci)—Agni, sang pendorong, untuk mempersembahkan yajña kepada dua dunia. Inilah putra Kekuatan, pemilik ṛta; dari jauh ia membentangkan nyalanya, laksana Surya dengan sinar membaranya.

Mantra 2

आ यस्मिन्त्वे स्वपाके यजत्र यक्षद्राजन्त्सर्वतातेव नु द्यौः । त्रिषधस्थस्ततरुषो न जंहो हव्या मघानि मानुषा यजध्यै ॥

Wahai Raja, wahai Agni yang patut dipuja—di dalam engkau, ketika engkau sepenuhnya nyata dalam kerja yang bercahaya—langit sendiri seakan kini ber-yajña dalam penyerahan total. Engkau, yang berdiri pada singgasana tiga-lapis, cepat melampaui segala rintangan, patut disembah oleh manusia dengan havya (persembahan) dan dengan anugerah kepenuhan.

Mantra 3

तेजिष्ठा यस्यारतिर्वनेराट् तोदो अध्वन्न वृधसानो अद्यौत् । अद्रोघो न द्रविता चेतति त्मन्नमर्त्योऽवर्त्र ओषधीषु ॥

Paling tajam dorongan majunya; ia berdaulat di rimba pertumbuhan. Laksana cemeti di jalan, ia memancar, kian bertambah. Tanpa niat mencelakai, seperti pelari cepat ia membangunkan yang terdalam; abadi, tak terhalang, ia bergerak di antara tumbuh-tumbuhan—daya penyembuh dan pembaru.

Mantra 4

सास्माकेभिरेतरी न शूषैरग्निः ष्टवे दम आ जातवेदाः । द्र्वन्नो वन्वन्क्रत्वा नार्वोस्रः पितेव जारयायि यज्ञैः ॥

Dengan daya-daya giat kami ia melaju seperti penggerak yang cepat; Agni, Sang Mengetahui Kelahiran (Jātavedas), patut dipuji di rumah keberadaan. Mendorong maju, menaklukkan dengan kehendak, laksana kuda yang berlari kencang, ia membawa cahaya-cahaya fajar; seperti seorang ayah ia mematangkan yajña oleh persembahan kami hingga tua menjadi masak.

Mantra 5

अध स्मास्य पनयन्ति भासो वृथा यत्तक्षदनुयाति पृथ्वीम् । सद्यो यः स्यन्द्रो विषितो धवीयानृणो न तायुरति धन्वा राट् ॥

Lalu kemilau-kemilaunya digerakkan; tak pernah sia-sia apa yang telah ia bentuk, sebab ia menelusuri bumi yang luas dari kodrat kita. Seketika, ketika dilepaskan, ia menerjang sebagai gelombang yang mengalir, lebih menggebu; seperti penagih utang mengejar bayarannya, ia melangkahi tanah tandus dan berkuasa.

Mantra 6

स त्वं नो अर्वन्निदाया विश्वेभिरग्ने अग्निभिरिधानः । वेषि रायो वि यासि दुच्छुना मदेम शतहिमाः सुवीराः ॥

Maka engkau, wahai Agni, kuda penempuh perjalanan kami, dinyalakan bersama segala api, menuntun kami kepada kelimpahan harta; engkau memisahkan dan menghalau jalan yang jahat. Semoga kami bersukacita, bertahan seratus musim dingin, kaya akan daya kepahlawanan (suvīra).

Frequently Asked Questions

Agni is praised—especially as the Hotṛ (chief priest of the sacrifice) in the home and as Jātavedas, the “knower of births,” who carries offerings and protects the worshipers.

Agni is the central sacred fire who makes the ritual effective, spreads light like the sun, leads people toward prosperity, and turns them away from harmful or wrong paths.

It is suited for fire worship such as dawn/dusk offerings: kindle the fire, offer ghee and kindling with recitation, and conclude with prayers for abundance, protection, long life, and strength.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App