Rig Veda Sukta 29
Mandala 4Sukta 295 Mantras

Sukta 29

Sukta 4.29

Rishi

Vāmadeva Gautama (traditional for Mandala 4); specific hymn attribution not provided in input

Devata

Indra

Chandas

Trishtubh (probable; requires scan)

Himne Indra yang singkat ini merupakan undangan yang mendesak agar sang dewa datang—bahkan dari kejauhan—ke banyak pemerasan Soma, bersukacita oleh kuda-kuda kuning kecokelatan dan pujian para penyanyi yang terilhami. Sang penyair memohon agar Indra dibuat “mendengar” panggilan itu, lalu bangkit dengan daya yang meluap untuk menganugerahkan pemenuhan: kekuatan kemenangan (vāja), tempat penyeberangan yang aman (su-tīrtha), dan ketakutan yang sirna. Penutupnya adalah harapan bersama: di bawah perlindungan Indra, semoga para penyanyi menjadi para pelihat sejati dan turut menikmati kekayaan luas surga melalui kedermawanan anugerahnya.

Mantras

Mantra 1

आ नः स्तुत उप वाजेभिरूती इन्द्र याहि हरिभिर्मन्दसानः । तिरश्चिदर्यः सवना पुरूण्याङ्गूषेभिर्गृणानः सत्यराधाः ॥

Datanglah kepada kami, wahai Indra, yang dipuji—mendekatlah dengan pertolonganmu yang membawa kelimpahan daya; datanglah bersukacita dengan kekuatan-kekuatanmu yang keemasan. Bahkan dari jauh, wahai yang mulia, datanglah ke banyak pemerasan (Soma), ketika engkau dinyanyikan oleh kata-kata ilham kami—engkau yang pencapaiannya setia kepada Satya (Kebenaran).

Mantra 2

आ हि ष्मा याति नर्यश्चिकित्वान्हूयमानः सोतृभिरुप यज्ञम् । स्वश्वो यो अभीरुर्मन्यमानः सुष्वाणेभिर्मदति सं ह वीरैः ॥

Sebab sungguh ia datang—daya-kejantanan, sang mengetahui—dipanggil oleh para pemeras (Soma), menuju yajña (kurban suci). Ia yang berkereta-kuda baik, tak gentar dalam keyakinan dirinya, menjadi mabuk (oleh Soma) bersama mereka yang memeras dengan baik, berhimpun bersama para vīra (pahlawan; energi-energi kuat).

Mantra 3

श्रावयेदस्य कर्णा वाजयध्यै जुष्टामनु प्र दिशं मन्दयध्यै । उद्वावृषाणो राधसे तुविष्मान्करन्न इन्द्रः सुतीर्थाभयं च ॥

Jadikanlah telinganya mendengar, agar ia menganugerahkan kelimpahan daya; sebarkanlah seruan yang dicintai ke segala penjuru untuk menggembirakannya. Bangkit dalam kedahsyatan yang meluap demi pemenuhan kami, semoga Indra yang perkasa menegakkan bagi kami penyeberangan yang baik dan tanpa takut.

Mantra 4

अच्छा यो गन्ता नाधमानमूती इत्था विप्रं हवमानं गृणन्तम् । उप त्मनि दधानो धुर्याशून्त्सहस्राणि शतानि वज्रबाहुः ॥

Dia yang datang langsung kepada yang membutuhkan dengan pertolongannya—demikian kepada resi terilham yang memanggil dan memuji—dia, berlengan vajra, mengenakan pada dirinya sendiri kuk-pasukan daya-daya cepat, ribuan dan ratusan, untuk membawa kami maju.

Mantra 5

त्वोतासो मघवन्निन्द्र विप्रा वयं ते स्याम सूरयो गृणन्तः । भेजानासो बृहद्दिवस्य राय आकाय्यस्य दावने पुरुक्षोः ॥

Wahai Maghavan Indra, terlindung olehmu, semoga kami menjadi para resi terilham—bercahaya dalam pengertian—senantiasa memujimu. Beroleh bagian dalam kekayaan langit yang luas, semoga kami layak menerima pemberian dermawan dari kelimpahanmu yang berlimpah.

Frequently Asked Questions

It calls Indra to the Soma pressings and asks for victorious strength (vāja), a safe passage or “good crossing” (su-tīrtha), and fearlessness (abhaya).

It is a poetic way of intensifying the ritual summons—urging that Indra truly heed the chant and respond quickly with help and gifts.

It can be recited as an invocation for courage and protection, especially in a fire offering or devotional setting, focusing on the themes of strength, safe passage, and freedom from fear.

Read Rig Veda in the Vedapath app

Scan the QR code to open this directly in the app, with audio, word-by-word meanings, and more.

Continue reading in the Vedapath app

Open in App